Akhir Politik Perkantoran: Menata Ulang Ekosistem Sumber Daya Manusia yang Adil dan Meritokratis di Era Terpencil

Authors

  • Muhammad Faiz Hakim Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung banyuwangi, Indonesia
  • Siti Aimah Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung banyuwangi, Indonesia

Keywords:

Meritokrasi Digital, Politik Organisasi, SMA Darussalam Blokagung, Transformasi SDM.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi paradigma politik kantor tradisional yang kerap menjadi patologi organisasi, serta menguji efektivitas model kerja jarak jauh (remote work) dalam menginkubasi sistem meritokrasi di lingkungan pendidikan pesantren. Menggunakan pendekatan kualitatif-eksplanatori, penelitian ini membedah bagaimana struktur kerja yang tersebar secara geografis di SMA Darussalam Blokagung mampu memitigasi perilaku oportunistik dan bias subjektivitas yang sering muncul dalam interaksi fisik konvensional. Hasil penelitian mengungkap bahwa transparansi radikal dalam ekosistem digital secara otomatis mematikan ruang gerak manipulasi informasi, sehingga kontribusi setiap pendidik tervalidasi murni berdasarkan data performa objektif. Lebih jauh lagi, penelitian ini membuktikan bahwa integrasi antara nilai spiritual pesantren dengan evaluasi berbasis nilai tambah (value-added) merupakan katalis utama dalam menciptakan keadilan organisasional. Temuan ini menawarkan strategi pragmatis bagi institusi pendidikan untuk mengeliminasi toksisitas politik kantor demi membangun keunggulan kompetitif yang transparan dan berbasis prestasi.

References

Abidin, Z., & Sirojuddin, S. (2024). Transformasi Nilai Khidmah dalam Manajemen SDM di Institusi Pesantren Era Digital. Jurnal Kepemimpinan Islam, 9(1), 45–62.

Ames, B., et al. (2020). The Proximity Bias: Challenges in Distributed Teams. Harvard Business Review Press.

Asri, M. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dalam Manajemen. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Azwar, K., & Usman, A. (2025). Akuntabilitas Digital dan Nilai Muraqabah dalam Organisasi Pendidikan Islam. Journal of Islamic Management, 14(2), 112–130.

Belawati, T., et al. (2020). Pendidikan Jarak Jauh di Era Digital. Jakarta: Universitas Terbuka.

Bungin, B. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: Rajawali Pers.

Febriyanto, E. (2024). Keamanan Psikologis dalam Tim Virtual: Peran Transparansi Digital. Jurnal Psikologi Organisasi, 5(3), 201–218.

Gaus, N., et al. (2025). Algorithmic Justice: Redefining Fairness in Educational Human Resources. International Journal of Educational Management, 39(1), 15–32.

Hardiman, F. B. (2021). Aku Bertekno Maka Aku Ada: Manusia dalam Pengepungan Teknologi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hariyono, S., et al. (2025). Mengakhiri Politik Kantor: Strategi Membangun Meritokrasi di Era Remote. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 27(1), 88–105.

Hendrawan, A. (2009). Integrasi Nilai Spiritual dalam Manajemen Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Indarta, Y. (2025). Transformasi Spasial dalam Manajemen Pendidikan Modern. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 33–50.

Iswadi, et al. (2023). Studi Kasus Tunggal dalam Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis. Jakarta: Prenada Media.

Kartika, D., et al. (2025). Dekonstruksi Relasi Kuasa dalam Organisasi Pendidikan Jarak Jauh. Jurnal Administrasi Pendidikan, 18(2), 210–225.

Kashive, N., Khanna, V., & Bindu, A. (2022). Outcome-Based Control and Trust in Remote Teams: A Digital Perspective. Journal of Global Business Insights, 7(2), 145–160.

Luthfiyah, F. (2024). Jejak Akuntabilitas pada Learning Management System (LMS) di Lingkungan Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 77–94.

Mesra, R., et al. (2025). Digitalisasi SDM: Meluruhnya Batas Fisik dan Virtual. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(1), 1–18.

Mimin Ninawati. (2025). Meritokrasi Murni dalam Budaya Kerja Digital. Jurnal Manajemen Personalia, 22(3), 305–320.

Nisa, K. (2023). Runtuhnya Modal Sosial Parasit di Era Digital. Jurnal Sosiologi Organisasi, 8(4), 412–429.

Nugroho, A. (2025). Renaisans Meritokrasi: Masa Depan Keadilan Organisasional. Jakarta: Kompas Buku.

Prasetya, B., & Widiyatmoko, A. (2025). Triangulasi Metodologis dalam Riset Manajemen Pendidikan. Jurnal Riset Pendidikan, 11(2), 155–170.

Rizkiana, M. (2022). Barakah dan Profesionalisme: Sinkronisasi Nilai Pesantren di Era Industri 4.0. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(1), 89–104.

Rosyada, D., & Arief, M. (2023). Budaya Organisasi di SMA Darussalam Blokagung: Sebuah Refleksi. Banyuwangi: Mukhtar Syafaat Press.

Said, R., et al. (2024). Keadilan Algoritmik dalam Penilaian Kinerja Guru. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 16(4), 440–455.

Saragih, H. (2025). Psychological Safety and Impression Management in Virtual Workspaces. Human Resource Management Review, 35(1), 101–124.

Sodik, M. (2024). Distorsi Sosiologis dalam Politik Organisasi Pendidikan. Jurnal Analisis Sosial, 19(2), 134–150.

Subijanto, et al. (2024). Manajemen Pendidikan Jarak Jauh. Jakarta: Balai Pustaka.

Susanto, A., et al. (2025). Enforced Meritocracy: Sistem Penilaian Kinerja Berbasis Kecerdasan Buatan. Jurnal Informatika Manajemen, 13(1), 55–72.

Sutanto, H. (2024). Menavigasi Transisi Meritokrasi Digital di Sekolah Menengah. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 6(2), 180–195.

Suud, F. M. (2023). Psikologi Organisasi Islam: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Tarumingkeng, R. (2024). Kodifikasi Narasi: Memitigasi Proximity Bias dalam Tim Kerja. Jurnal Studi Manajemen, 21(1), 22–39.

Trijono, R., et al. (2025). Patologi Politik Kantor di Institusi Tradisional. Jurnal Politik dan Pemerintahan, 17(3), 288–305.

Udar, S. (2024). Validitas Kualitatif dalam Penelitian Tindakan. Surabaya: PT. Revka Petra Media.

Wibowo, A. (2025). Dematerialisasi Ruang dan Eradikasi Perilaku Oportunistik di Birokrasi Sekolah. Jurnal Akuntabilitas Publik, 12(2), 167–185.

Yea, S., et al. (2024). The Future of Work: Digital Transformation in Traditional Institutions. Journal of Organizational Change Management, 37(5), 900–915.

Zuboff, S. (2019). The Age of Surveillance Capitalism: The Fight for a Human Future at the New Frontier of Power. PublicAffairs.

Zuhri, S. (2021). Dematerialisasi Ruang Kerja: Perspektif Sosiologi Digital. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 8(2), 120–138.

Downloads

Published

2026-01-14