An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) https://journal.nabest.id/index.php/annajah <p><strong style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong><span style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam. <strong>Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong>terbit 6 Kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November dengan jumlah naskah sebanyak 6 Naskah.</span></p> <table style="width: 100%;" border="0" width="100%" rules="none"> <tbody> <tr> <td style="width: 25.4282%;" width="190" height="100"><img style="float: left;" src="https://journal.nabest.id/public/journals/2/journalThumbnail_en_US.jpg" width="200" height="318" /></td> <td style="width: 74.4401%;"> <table class="data" style="height: 257px; width: 100%;" border="0" width="100%"> <tbody> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><strong>An Najah <em>(Jurnal Pendidikann Islam dan Sosial Keagamaan)</em></strong></td> </tr> <tr style="height: 23px;" valign="top"> <td style="height: 23px;" width="30%"><strong>Subjects</strong></td> <td style="height: 23px;">:</td> <td style="height: 23px;" width="70%"><strong>annajah</strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Language</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">Indonesia and English</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>e-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-965X</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>p-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-9633</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%">Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a title="WEB" href="https://web.nabest.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>NAJAH BESTARI</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>DOI</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">-</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Citation Analysis</strong> </td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=LGFEnskAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Editor-in-chief</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a title="Google scholar" href="https://scholar.google.co.id/citations?user=cbKZSNcAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Dr. Muhamad Rudi Wijaya</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Email</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a href="mailto:rudiwijaya68@gmail.com">rudiwijaya68@gmail.com</a> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> Najah Bestari en-US An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) 2964-9633 STRATEGI GURU PAI DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SISWA DI SMP NEGERI 3 RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1072 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an pada siswa, mengidentifikasi bentuk kesulitan yang dialami siswa, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan strategi di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI dan Budi Pekerti serta siswa kelas VII F. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan membaca Al-Qur’an yang dialami siswa meliputi kesulitan mengenal huruf hijaiyah, makharijul huruf, shifatul huruf, dan penerapan tajwid. Faktor penyebabnya terdiri dari faktor internal (kurangnya pemahaman dasar membaca Al-Qur’an, rendahnya motivasi dan rasa percaya diri, serta kurangnya latihan mandiri) dan faktor eksternal (perbedaan latar belakang kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran). Strategi yang diterapkan guru meliputi diagnosa awal kemampuan siswa, pembelajaran berdiferensiasi, pendampingan individu, peer teaching (tutor sebaya), metode drill and practice, penguatan motivasi, dan evaluasi formatif. Faktor pendukung adalah antusias dan keterlibatan aktif siswa, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu, kejenuhan siswa, dan ketidakhadiran siswa</p> Tazqia Dwi Ariva Shobrun Jamil Copyright (c) 2026 Tazqia Dwi Ariva, Shobrun Jamil https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-06 2026-06-06 5 4 49 56 INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI UNTUK MEMBENTUK SIKAP SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 1 AJIBARANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1084 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam sistem dan dinamika internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) serta implikasinya terhadap pembentukan sikap sosial siswa di SMA Negeri 1 Ajibarang. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan yang bersifat deskriptif-naturalistik, data dihimpun melalui observasi non-partisipan secara berkala, wawancara semi-terstruktur bersama pendidik PAIBP dan siswa kelas XII, serta analisis dokumentasi perangkat kurikulum. Hasil analisis data menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama di sekolah tersebut diimplementasikan secara bertahap melalui tiga fase utama, yakni transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Implikasi dari proses penanaman nilai yang terstruktur ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kristalisasi tujuh dimensi sikap sosial siswa, yang meliputi empati, kerja sama, toleransi, disiplin sosial, tanggung jawab sosial, sopan santun dan tenggang rasa, serta gotong royong, sehingga mampu mengonstruksi ekosistem sekolah yang inklusif, harmonis, dan aman di tengah pluralitas agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Budi Pekerti berperan penting dalam membentuk karakter sosial murid yang moderat, inklusif, dan harmonis.</p> Wilda Jamaliyah Ajib Hermawan Copyright (c) 2026 Wilda Jamaliyah, Ajib Hermawan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 4 104 110 PELAKSANAAN PROGRAM KEPUTRIAN DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWI DI SMA N 1 WONOSOBO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1070 <p>Program keputrian merupakan salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang dilaksanakan di SMA N 1 Wonosobo sebagai upaya penguatan karakter religius siswi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi karakter religius siswi, pelaksanaan program keputrian, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya dilakukan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi karakter religius siswi di SMA N 1 Wonosobo tergolong cukup baik namun masih belum merata dikarenakan latar belakang peserta didik yang beragam. Pelaksanaan program keputrian dilakukan setiap hari Jumat dengan materi yang berkaitan dengan keagamaan dan persoalan remaja putri yang relevan. Metode penyampaian materi masih didominasi dengan metode ceramah dengan pemateri yang bertugas dari pihak sekolah maupun narasumber dari luar. Faktor pendukung program ini meliputi dukungan sekolah, kerjasama berbagai pihak, serta keterlibatan narasumber luar yang meningkatkan antusiasme peserta. Adapun faktoe penghambatnya meliputi keterbatasan waktu dan kapasitas tempat, serta kurangnya variasi metode penyampaian materi sehingga perhatian peserta belum optimal.</p> Talita Nadia Kamila Maryono Maryono Muhtar Sofwan Hidayat Copyright (c) 2026 Talita Nadia Kamila, Maryono Maryono, Muhtar Sofwan Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-04 2026-06-04 5 4 30 39 Revitalisasi Landasan Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Al-Qur'an dan Hadis di Era Modern https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1081 <p><em>The development of the modern era which is marked by technological advances and social changes requires adjustments in the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum. This article aims to examine the revitalization of the foundation for developing the PAI curriculum based on the Al-Qur'an and Hadith so that it remains relevant to the needs of the times. This research uses a library research method with a descriptive qualitative approach through analysis of various literature related to the PAI curriculum and sources of Islamic teachings. The research results show that the values ​​of the Qur'an and Hadith must be included in the PAI curriculum through a contextual approach that is in line with advances in science and technology. The PAI curriculum must pay equal attention to cognitive and affective aspects, as well as psychomotor and affective aspects. In addition, the curriculum must be designed flexibly and adaptively while maintaining the basic principles of Islamic teachings. Therefore, it is hoped that the revitalization of the PAI curriculum will be able to produce students who are faithful, virtuous and have critical thinking skills that are relevant to today's demands.</em></p> Delli Marlina Tia Aulia Redisti Sumiarti Sumiarti Copyright (c) 2026 Delli Marlina, Tia Aulia Redisti, Sumiarti Sumiarti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-10 2026-06-10 5 4 87 94 INTEGRASI ILMU DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI RESPON TERHADAP DIKOTOMI ILMU DI SMP SABILILLAH BOARDING SCHOOL WAJAK https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1068 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dikotomi ilmu antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih terjadi dalam dunia pendidikan di era globalisasi. Kondisi tersebut mendorong lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan model integrasi ilmu agar peserta didik memiliki keseimbangan intelektual, spiritual, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi integrasi ilmu dalam manajemen Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Sabilillah Boarding School Wajak yang memadukan pembelajaran ilmu umum dan kitab kuning. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ilmu diterapkan melalui penyusunan kurikulum terpadu, pembiasaan nilai-nilai religius, serta kolaborasi antara pembelajaran umum dan kajian kitab kuning. Integrasi tersebut mampu membentuk peserta didik yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter religius. Kesimpulannya, integrasi ilmu dalam manajemen PAI menjadi solusi efektif dalam mengatasi dikotomi ilmu di era globalisasi</p> Muhammad Kholidin Muhammad Husni Copyright (c) 2026 Muhammad Kholidin, Muhammad Husni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-03 2026-06-03 5 4 10 19 Implementasi Assessment as Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Studi Kasus pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1077 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) berdasarkan konsep </em><em>Assessment as Learning</em><em> (AaL) pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan prinsip-prinsip </em><em>Assessment as Learning</em><em> dalam proses pembelajaran melalui keterlibatan aktif siswa, pengembangan kesadaran metakognitif, pelaksanaan </em><em>self-assessment</em><em>, penulisan jurnal refleksi, serta pemberian umpan balik konstruktif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk memahami proses belajarnya secara mandiri. Namun demikian, pelaksanaan </em><em>peer-assessment</em><em> belum berjalan optimal karena masih berada pada tahap perencanaan instrumen. Faktor pendukung implementasi AaL meliputi kompetensi guru, antusiasme peserta didik, dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan alokasi waktu pembelajaran dan rendahnya kemampuan refleksi kritis sebagian siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran PAI BP yang lebih reflektif, partisipatif, dan berorientasi pada kemandirian belajar peserta didik.</em></p> Ahmad Mufidudin Yuslam Yuslam Copyright (c) 2026 Ahmad Mufidudin, Yuslam Yuslam https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-09 2026-06-09 5 4 72 77 IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 PURWOKERTO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1074 <p>Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik memahami materi secara mendalam dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan <em>deep learning</em> pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas XI SMA Negeri 3 Purwokerto yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan <em>deep learning</em> telah diterapkan secara sistematis. Pada tahap perencanaan, guru menyusun tujuan pembelajaran, modul ajar, materi kontekstual, metode pembelajaran, serta evaluasi yang berorientasi pada pemahaman mendalam peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung secara aktif, kolaboratif, dan reflektif melalui diskusi, presentasi, tanya jawab, serta pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Pada tahap evaluasi, guru tidak hanya menilai hasil belajar, tetapi juga proses pembelajaran yang meliputi keaktifan, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta perubahan sikap peserta didik. Implementasi pendekatan <em>deep learning</em> memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, dan pembentukan karakter peserta didik</p> Nur Syahira Fauziah Kurniawan Novi Mayasari Copyright (c) 2026 Nur Syahira Fauziah Kurniawan, Novi Mayasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-08 2026-06-08 5 4 57 63 Integrasi Ilmu Agama dan Sains dalam Manajemen Pendidikan Islam di Era Globalisasi (Studi di MA Sains Al-Qur’an Nurul Huda Pajaran) https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1071 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi integrasi ilmu agama dan sains dalam manajemen pendidikan Islam di era globalisasi di MA Sains Al-Qur’an Nurul Huda Pajaran Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih berkembang dalam dunia pendidikan Islam, sehingga diperlukan model pendidikan integratif yang mampu menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan sains dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi integrasi ilmu agama dan sains di MA Sains Al-Qur’an Nurul Huda Pajaran dilakukan melalui pengembangan kurikulum integratif, pembelajaran berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, penguatan budaya religius, serta pemanfaatan teknologi pendidikan yang tetap berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Integrasi ilmu diwujudkan dengan mengaitkan materi sains dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran. Selain itu, madrasah juga membangun budaya religius melalui kegiatan membaca Al-Qur’an, shalat berjamaah, dan program tahfidz Al-Qur’an. Implementasi integrasi ilmu agama dan sains memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas akademik, karakter religius, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menghadapi tantangan globalisasi. Faktor pendukung implementasi integrasi ilmu meliputi komitmen pimpinan madrasah, kompetensi guru, dan lingkungan sekolah yang religius, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana teknologi dan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran integratif.</p> Imam Muhidin Muhammad Husni Copyright (c) 2026 Imam Muhidin, Muhammad Husni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-06 2026-06-06 5 4 40 48 ANALISIS IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK DALAM PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMK AN-NUR 1 BULULAWANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1083 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi akademik dalam penguatan kompetensi pedagogik guru di SMK An-Nur 1 Bululawang. Supervisi akademik merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembinaan profesional, pendampingan, dan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru yang terlibat dalam pelaksanaan supervisi akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi akademik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut supervisi. Pelaksanaan supervisi dilakukan secara terjadwal melalui observasi kelas, pemeriksaan perangkat pembelajaran, serta diskusi reflektif antara supervisor dan guru. Tindak lanjut supervisi diwujudkan dalam bentuk pembinaan, pelatihan, dan pendampingan profesional guru. Implementasi supervisi akademik memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, terutama dalam perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, penggunaan media pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Faktor pendukung implementasi supervisi akademik meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang partisipatif, budaya kolaboratif sekolah, dan komitmen guru untuk berkembang. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu, beban administrasi, dan kemampuan teknologi yang belum merata di kalangan guru.</p> Muhammad Husni Abdus somad Copyright (c) 2026 Muhammad Husni, Abdus somad https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-11 2026-06-11 5 4 95 103 PENGEMBANGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 WAJAK https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1069 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis <em>Artificial Intelligence</em> (AI) sebagai strategi peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Wajak. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi pendidikan yang mendorong integrasi AI dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan <em>member checking</em>. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran PAI berbasis AI dilakukan melalui integrasi teknologi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penggunaan AI mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, serta mendukung peningkatan prestasi belajar melalui akses pembelajaran yang lebih luas dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi pengembangan manajemen pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kompetensi digital guru dan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.</p> Muhammad Husni Kurnia Indrianti Copyright (c) 2026 Muhammad Husni, Kurnia Indrianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-03 2026-06-03 5 4 20 29 GREEN SKILL FOR WOMEN MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK BERSAMA MUSLIMAT NU KOTA METRO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1080 <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan ramah lingkungan (green skill) bagi perempuan melalui pelatihan budidaya sayuran hidroponik pada komunitas Muslimat NU Kota Metro. Program ini menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi. Tahap awal dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan potensi dan kebutuhan peserta, kemudian dilanjutkan dengan perancangan pelatihan secara kolaboratif yang mengintegrasikan teori dan praktik hidroponik sederhana, seperti sistem Wick dan NFT. Pelatihan mencakup pembuatan instalasi, penanaman, pengelolaan nutrisi, serta pendampingan kewirausahaan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya hidroponik, serta tumbuhnya motivasi berwirausaha dan kesadaran lingkungan. Program ini juga berhasil membentuk kelompok perempuan produktif “Green Women NU Metro” sebagai wadah keberlanjutan kegiatan. Secara akademik, kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan model pemberdayaan perempuan berbasis keterampilan hijau serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya kesetaraan gender, ekonomi hijau, dan ketahanan pangan perkotaan.</p> Nur Alfi Khotamin Wiwik Damayanti Didik Kusno Aji Muhammad Anjas Imam Syafi’I Copyright (c) 2026 Nur Alfi Khotamin, Wiwik Damayanti, Didik Kusno Aji, Muhammad Anjas, Imam Syafi’I https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-09 2026-06-09 5 4 78 86 Internalisasi Nilai Tauhid Sejak Dini: Studi Terhadap Nasihat Luqman dalam Surah Luqman ayat 13 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1066 <p>Perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan arus globalisasi memberikan dampak signifikan terhadap pembentukan karakter anak, khususnya dalam aspek keagamaan. Kondisi ini menuntut adanya upaya penanaman nilai tauhid sejak dini sebagai fondasi utama dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai tauhid pada anak usia dini dalam perspektif tafsir Surah Luqman ayat 13. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap berbagai sumber seperti Al-Qur’an, kitab tafsir, dan literatur pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Surah Luqman ayat 13 mengandung prinsip-prinsip penting dalam pendidikan tauhid, yaitu penanaman akidah sejak dini, penggunaan metode nasihat yang lembut dan penuh kasih sayang, serta peran sentral orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga. Internalisasi nilai tauhid tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memerlukan proses berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, nilai tauhid memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi tantangan era kontemporer, seperti pengaruh negatif teknologi dan krisis moral. Oleh karena itu, pendidikan tauhid sejak dini menjadi kunci dalam membentuk karakter anak yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki ketahanan spiritual.</p> Farhanah Farhanah Khalisa Nurul Fitri Arfan Hidayatullah Ismail Copyright (c) 2026 Farhanah Farhanah, Khalisa Nurul Fitri Arfan, Hidayatullah Ismail https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-03 2026-06-03 5 4 1 9 PENGARUH DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 KEJOBONG PURBALINGGA https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1076 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dukungan teman sebaya dalam motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat dukungan teman sebaya, (2) tingkat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, dan (3) pengaruh dukungan teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa kelas X di SMK Negeri 1 Kejobong Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 312 siswa kelas X, dengan sampel sebanyak 175 siswa yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis persentase, korelasi Pearson Product Moment, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya memperoleh persentase sebesar 60,46% dan termasuk kategori cukup baik, sedangkan motivasi belajar memperoleh persentase sebesar 82,46% dan termasuk kategori sangat baik. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0,733 dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara dukungan teman sebaya dan motivasi belajar. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 42,339 + 0,507X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan dukungan teman sebaya akan meningkatkan motivasi belajar sebesar 0,507 satuan. Hasil uji t menunjukkan bahwa t hitung (14,174) &gt; t tabel (1,973), sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan dukungan teman sebaya terhadap motivasi belajar. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,537 menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya memberikan pengaruh sebesar 53,7% terhadap motivasi belajar, sedangkan 46,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi dukungan teman sebaya, semakin tinggi pula motivasi belajar siswa</p> Siti Wahyuningsih Fatkhurrohman Fatkhurrohman Sofan Rizqi Copyright (c) 2026 Siti Wahyuningsih, Fatkhurrohman Fatkhurrohman , Sofan Rizqi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-09 2026-06-09 5 4 64 71