An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) https://journal.nabest.id/index.php/annajah <p><strong style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong><span style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam. <strong>Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong>terbit 6 Kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November dengan jumlah naskah sebanyak 6 Naskah.</span></p> <table style="width: 100%;" border="0" width="100%" rules="none"> <tbody> <tr> <td style="width: 25.4282%;" width="190" height="100"><img style="float: left;" src="https://journal.nabest.id/public/journals/2/journalThumbnail_en_US.jpg" width="200" height="318" /></td> <td style="width: 74.4401%;"> <table class="data" style="height: 257px; width: 100%;" border="0" width="100%"> <tbody> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><strong>An Najah <em>(Jurnal Pendidikann Islam dan Sosial Keagamaan)</em></strong></td> </tr> <tr style="height: 23px;" valign="top"> <td style="height: 23px;" width="30%"><strong>Subjects</strong></td> <td style="height: 23px;">:</td> <td style="height: 23px;" width="70%"><strong>annajah</strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Language</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">Indonesia and English</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>e-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-965X</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>p-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-9633</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%">Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a title="WEB" href="https://web.nabest.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>NAJAH BESTARI</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>DOI</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">-</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Citation Analysis</strong> </td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=LGFEnskAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Editor-in-chief</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a title="Google scholar" href="https://scholar.google.co.id/citations?user=cbKZSNcAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Dr. Muhamad Rudi Wijaya</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Email</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a href="mailto:rudiwijaya68@gmail.com">rudiwijaya68@gmail.com</a> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> Najah Bestari en-US An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) 2964-9633 IMPLEMENTASI GAMIFIKASI BERBASIS PLATFORM EDUCAPLAY SEBAGAI INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/987 <p>Rendahnya minat siswa dalam pembelajaran PAI yang cenderung monoton menjadi kendala utama dalam memahami materi teologis yang abstrak seperti Qadha dan Qadar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gamifikasi melalui platform Educaplay sebagai solusi inovatif di sekolah menengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fitur interaktif Match Up dan Froggy Jumps berhasil mentransformasi suasana kelas menjadi lebih dinamis dan partisipatif. Gamifikasi terbukti efektif meningkatkan keterlibatan emosional serta memudahkan siswa dalam membedakan konsep takdir muallaq dan mubram. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi media permainan digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan (joyful learning) sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai agama pada siswa</p> Tri Nilasari Layla Mardliyah Copyright (c) 2026 Tri Nilasari, Layla Mardliyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-10 2026-04-10 5 3 8 12 ESENSI ILMU KALAM: IMPLEMENTASI NILAI TAUHID DALAM AKTIVITAS EKONOMI ISLAM https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1009 <p>Ilmu Kalam sebagai disiplin teologi Islam memiliki peran penting dalam meneguhkan konsep tauhid sebagai inti ajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dalam kehidupan, termasuk dalam aktivitas ekonomi Islam. Tauhid menegaskan bahwa seluruh kepemilikan hakiki adalah milik Allah, sementara manusia berperan sebagai khalifah yang mengelola sumber daya secara amanah dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tauhid ini kemudian diimplementasikan dalam prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan (‘adl), keseimbangan (tawazun), kejujuran (shidq), serta penolakan terhadap praktik-praktik yang merugikan seperti riba, gharar, dan maisir. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dalam perspektif Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga pada keberkahan dan kemaslahatan bersama, sehingga integrasi Ilmu Kalam dalam ekonomi Islam menjadi landasan penting dalam membangun sistem ekonomi yang etis, adil, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah.</p> Arsyad Ali Fahmi Copyright (c) 2026 Arsyad Ali Fahmi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-03 2026-05-03 5 3 63 69 IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP TELKOM PURWOKERTO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/978 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pengembangan guru serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMP Telkom Purwokerto. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai faktor utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengembangan guru di SMP Telkom Purwokerto dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan integrasi teknologi pembelajaran, workshop strategi pembelajaran aktif, serta pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum nasional dan kurikulum merdeka. Program tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil pelatihan. Implementasi program pengembangan guru memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Dampak lainnya terlihat pada meningkatnya keaktifan siswa, prestasi belajar, serta terciptanya proses pembelajaran yang lebih variatif dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, program pengembangan guru terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Telkom Purwokerto.</p> Fatimatuzzahro Laeliyah Anggi Nuril Handayani Copyright (c) 2026 Fatimatuzzahro Laeliyah, Anggi Nuril Handayani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-01 2026-05-01 5 3 56 62 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMK NEGERI 1 PURBALINGGA https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/997 <p>Pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami reformasi untuk menyongsong abad ke-21, di mana keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan untuk berkolaborasi menjadi elemen-elemen yang semakin menjadi fokus utama. Permasalahan ini menuntut perlu adanya transformasi pendekatan pembelajaran, yakni pembelajaran mendalam. Model pembelajaran mendalam dalam pembelajaran berfokus pada pemahaman yang lebih dalam sehingga pembelajaran menjadi lebih konstruktif dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran mendalam terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Negeri 1 Purbalingga secara keseluruhan mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga pada evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif <em>field reseacrh </em>untuk menjelaskan setiap individu melalui penelitian lapangan. Lokasi penelitian berada di SMK Negeri 1 Purbalingga. Hasil penelitian menjelaskan pelaksanaan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam di SMK Negeri 1 Purbalingga berjalan melalui proses yang mengedepankan pengalaman belajar yang menyeluruh. Guru menerapkan pendekatan <em>mindful </em>dengan menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap makna pembelajaran, <em>meaningful </em>dengan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, serta <em>joyful </em>melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan seperti drama islami, proyek keluarga, dan kuis interaktif</p> Kaisar Abu Bakar Dimas Indianto S Copyright (c) 2026 Kaisar Abu Bakar, Dimas Indianto S https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-20 2026-04-20 5 3 41 46 PENGEMBANGAN DAN UJI KELAYAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS CANVA DALAM PEMBELAJARAN PAI KELAS VIII https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1018 <p>Pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih membutuhkan adanya media yang interaktif. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital menjadi hal yang penting untuk membangun partisipasi aktif siswa pada proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berbasis <em>Canva</em> pada materi Peradaban Dinasti Turki Usmani untuk siswa kelas VIII, sekaligus menganalisis tingkat kelayakan media yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu <em>analyze</em>, <em>design</em>, <em>development</em>, <em>implementation</em>, dan <em>evaluation</em>. Penelitian melibatkan ahli materi, ahli media, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi serta angket respon siswa, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa multimedia interaktif berbasis <em>Canva</em> mendapatkan nilai rata-rata persentase sebesar 81,18% termasuk kategori sangat layak, sedangkan hasil respon siswa mencapai 88% dengan kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak diterapkan dalam pembelajaran karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis <em>Canva</em> dapat dipakai sebagai alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran PAI</p> Silfi Windriyani Donny Khoirul Azis Copyright (c) 2026 Silfi Windriyani, Donny Khoirul Azis https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-07 2026-05-07 5 3 105 113 PENERAPAN MODEL PROYEK MELALUI ALAT PERAGA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS 5 SDN 2 GLEMPANG BANJARNEGARA https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/995 <p>Penelitian ini menganalisis penerapan model proyek berbasis pembelajaran (Project-Based Learning) menggunakan alat peraga sistem pernapasan manusia pada pembelajaran IPAS kelas 5 SDN 2 Glempang, Banjarnegara. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi model tersebut, yang terbukti meningkatkan pemahaman siswa, kerja sama kelompok, kreativitas, dan keaktifan belajar. Hasil menunjukkan model proyek efektif mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak sistem pernapasan melalui pembuatan alat peraga sederhana seperti botol, balon, dan sedotan, sekaligus mendukung Kurikulum Merdeka</p> Nahdia Apriliana Kusumastuti Novi Mayasari Copyright (c) 2026 Nahdia Apriliana Kusumastuti, Novi Mayasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-16 2026-04-16 5 3 28 32 MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN ISLAM KAJIAN LITERATUR KONTEMPORER https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1013 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Studi ini berlandaskan pada meningkatnya tuntutan akan kualitas pendidikan Islam di era global, yang menekankan tidak hanya prestasi akademik tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual. Namun, dalam praktiknya, implementasi manajemen mutu masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi sumber daya manusia maupun budaya organisasi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep, integrasi nilai, dan implementasi manajemen mutu dalam pendidikan Islam berdasarkan literatur kontemporer. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui riset pustaka dengan menganalisis sekitar 15 artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2017–2026 menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, dan itqan dapat membangun sistem manajemen mutu yang lebih komprehensif dan berorientasi nilai. Meskipun demikian, implementasinya masih belum optimal karena keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, budaya mutu yang lemah, dan kurangnya sistem evaluasi yang konsisten. Oleh karena itu, pengembangan manajemen mutu dalam pendidikan Islam harus mengadopsi pendekatan integratif yang menyelaraskan prinsip-prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai Islam untuk mencapai kualitas pendidikan yang berkelanjutan dan bermakna.</span></span></p> <p><strong><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci:</span></span></em></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> nilai-nilai Islam, riset perpustakaan, manajemen mutu pendidikan Islam, manajemen mutu total</span></span></p> <p><em> </em></p> <p> </p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Abstrak</span></span></strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Penelitian ini bermula dari meningkatnya tuntutan terhadap mutu pendidikan Islam di era global yang tidak hanya menekan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual. Namun dalam praktiknya, penerapan manajemen mutu masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi sumber daya maupun budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep, integrasi nilai, serta implementasi manajemen mutu pendidikan Islam berdasarkan literatur kontemporer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis sekitar 15 artikel ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2020–2026 menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) yang dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, dan itqan mampu menciptakan sistem manajemen mutu yang lebih komprehensif dan bernilai. Meskipun demikian, penerapannya masih belum maksimal akibat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, lemahnya budaya mutu, serta belum optimalnya sistem evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan manajemen mutu pendidikan Islam perlu diarahkan pada pendekatan integratif yang mengharmoniskan prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai keislaman guna mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan dan bermakna.</span></span></p> M. Zidan alfinjirie Copyright (c) 2026 M. Zidan alfinjirie https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-08 2026-05-08 5 3 119 124 PENGUATAN SPIRITUALITAS MAHASISWA KOTA METRO MELALUI KONSELING DAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERTEMA RELIGI https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/988 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Penguatan Spiritualitas Mahasiswa Kota Metro melalui Konseling dan Pembelajaran Bahasa Inggris Bertema Religi”. Latar belakang pengabdian ini muncul dari hasil pengamatan sebelumnya yang menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa kurang memiliki kesadaran spiritual yang kuat dan motivasi belajar bahasa Inggris yang rendah, sehingga diperlukan pendekatan yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan pembelajaran akademik. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Universitas Ma’arif Lampung dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual mahasiswa serta mengembangkan minat belajar bahasa Inggris melalui tema-tema keagamaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi. Bentuk kegiatan meliputi sesi konseling spiritual, diskusi interaktif, dan pembelajaran bahasa Inggris berbasis tema religius. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi spiritual dan minat belajar bahasa Inggris mahasiswa, serta terbentuknya lingkungan akademik yang lebih reflektif dan religius. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan akademik dan sosial mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung</p> Irhamudin Hasyim As’ari Sugiarto Sugiarto Muhamad Fahmi Anwar Nurmaida Akmalia Copyright (c) 2026 Irhamudin, Hasyim As’ari, Sugiarto Sugiarto, Muhamad Fahmi Anwar, Nurmaida Akmalia https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-10 2026-04-10 5 3 13 `19 DIMENSI IBADAH DALAM KONSUMSI HALAL: PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM SERTA IMPLIKASINYA BAGI PERILAKU KONSUMEN https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1010 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi halal sebagai bentuk ibadah dalam perspektif ekonomi Islam dan implikasinya terhadap perilaku konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang menganalisis berbagai literatur terkait konsep konsumsi halal dalam ekonomi Islam, serta dampaknya terhadap perilaku konsumen. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, konsumsi halal dipandang sebagai ibadah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah melalui niat yang benar. Konsumsi halal sebagai ibadah mengharuskan konsumen untuk memilih produk yang sesuai dengan prinsip syariat, yaitu halal dan thayyib (baik, bersih, dan bermanfaat). Implikasi terhadap perilaku konsumen Muslim mencakup peningkatan kesadaran untuk lebih selektif dalam memilih produk, dengan mengutamakan produk yang sesuai dengan ajaran agama, etika sosial, dan keberlanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana prinsip ekonomi Islam dapat membentuk pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, yang tidak hanya menguntungkan secara material tetapi juga secara spiritual</p> Andika Saputra Copyright (c) 2026 Andika Saputra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-03 2026-05-03 5 3 70 79 STRATEGI PEMBELAJARAN PAI UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN IBADAH SALAT ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PURBALINGGA https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/986 <p>Anak tunagrahita memiliki hambatan dalam fungsi intelektual dan perilaku adaptif yang berdampak pada sulitnya memahami konsep ibadah yang bersifat abstrak serta menghafal tata urutan gerakan maupun bacaan salat secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai strategi pembelajaran PAI dalam menanamkan kemandirian ibadah salat bagi siswa tunagrahita di SLB Negeri Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru PAI, siswa tunagrahita kelas IX C dan IX C1, serta orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, display data dan kesimpulan.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang diterapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kemandirian ibadah salat siswa. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi strategi pembelajaran langsung dengan pendekatan klasikal yang dimodifikasi dengan metode ceramah dan metode demonstrasi serta strategi pembelajaran pengamatan melalui pengalaman dengan pendekatan klasikal yang dimodifikasi dengan metode simulasi. Implikasi diterapkannya strategi pembelajaran pada anak tunagrahita membuktikan bahwa strategi pembelajaran PAI di SLB Negeri Purbalingga mampu meningkatkan kemandirian siswa yang ditandai dengan inisiatif memakai perlengkapan salat, kemampuan mengikuti rangkaian salat berjamaah dengan serta inisiatif merapikan perlengkapan salat selesai.</p> Khoerotun Nisa Apriliyani Layla Mardliyah Copyright (c) 2026 Khoerotun Nisa Apriliyani, Layla Mardliyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-10 2026-04-10 5 3 1 7 Reorientasi Keterampilan Teknis Supervisi Akademik Dalam Kolaborasi Profesional Guru Di Lembaga Pendidikan Islam https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1004 <p><em>The research employed a qualitative approach using a literature review design through systematic searches and analyses of journal articles, books, and other scientific publications related to academic supervision and teacher professional development. Data were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns, key concepts, and gaps between conceptual expectations and actual supervision practices. The findings reveal that observation skills are fundamental to academic supervision, yet they are often conducted merely for administrative purposes. Assessment and planning processes are not fully data-driven or collaborative, while implementation and evaluation tend to be unsustainable and rarely followed by meaningful actions. This study contributes conceptually by strengthening the framework of technical supervision skills grounded in teacher professional collaboration. It concludes that supervisors’ technical competencies must be enhanced so that academic supervision moves beyond procedural routines and becomes a driver of real improvements in teaching practices. The study also offers theoretical implications for Islamic educational supervision and practical guidance for principals and supervisors in designing more effective, collaborative, and sustainable supervision systems.</em></p> Ajril Akmal Yonanda Kumala Nasrilia Indah Aminatuz Zuhriyah Baharuddin Baharuddin Copyright (c) 2026 Ajril Akmal, Yonanda Kumala Nasrilia, Indah Aminatuz Zuhriyah, Baharuddin Baharuddin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-06 2026-05-06 5 3 92 99 Prinsip Manajemen Pendidikan Islam yang Fleksibel, Efektif, Open-Minded dan Partisipatif Berdasarkan Kajian Al-Quran https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/960 <p><em>This article aims to analyze the principles of Islamic educational management flexibility, effectiveness, open-mindedness, and participation based on Qur’anic foundations, particularly QS. al-Hajj: 78, QS. al-Kahf: 103–104, QS. an-Nisa: 58, and QS. al-Maidah: 51. This study employs a library research method using a thematic tafsir (maudhu’i) approach and content analysis. The findings show that QS. Al-Hajj: 78 highlights the importance of flexibility and ease in managing educational institutions; QS. Al-Kahf: 103–104 underscores the need for effectiveness to ensure that educational programs generate meaningful outcomes rather than routine yet unproductive activities; QS. An-Nisa: 58 provides a normative basis for trustworthy and participatory leadership; and QS. Al-Maidah: 51 guides institutions to be open-minded yet selective in adopting innovations and establishing collaborations. Integrating these Qur’anic principles demonstrates that Islamic educational management must be adaptive, outcome-oriented, collaborative, and receptive to new ideas while maintaining ethical and spiritual foundations. This study offers a conceptual framework that can serve as a reference for strengthening the governance of Islamic educational institutions, making them more responsive, sustainable, and competitive in addressing contemporary global challenges.</em></p> Ajril Akmal Ali Hamdan Copyright (c) 2026 Ajril Akmal, Ali Hamdan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-01 2026-05-01 5 3 47 55 PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI BAGIAN DARI TARBIYAH ANAK DI ERA DIGITAL https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1019 <p>Perkembangan teknologi digital memberikan dampak besar terhadap pola pendidikan dan pembentukan karakter anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam menanamkan literasi digital dan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (<em>library research</em>) melalui analisis berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan penelusuran literatur, sedangkan analisis data menggunakan <em>content analysis</em> dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran strategis sebagai pendamping digital, pengawas, sekaligus teladan dalam membentuk karakter anak. Literasi digital yang baik membantu orang tua mengarahkan anak memilih konten edukatif, memahami etika bermedia, serta mengurangi risiko paparan konten negatif. Selain itu, pendekatan pengasuhan yang dialogis, religius, dan adaptif terbukti mampu memperkuat perkembangan moral, emosional, dan sosial anak di tengah perkembangan teknologi modern. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi keluarga dan pendidik dalam menciptakan lingkungan digital yang aman, sehat, edukatif, serta selaras dengan nilai-nilai Islam bagi anak usia dini kontemporer</p> Solehudin Solehudin Copyright (c) 2026 Solehudin, Solehudin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-08 2026-05-08 5 3 114 118 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SERTA HAKIKAT MANUSIA DALAM BELAJAR PERSPEKTIF ISLAM https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/996 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Artikel ini membahas konsep pertumbuhan, perkembangan, dan hakikat manusia dalam belajar dalam perspektif Islam dengan pendekatan konsep dan kepustakaan. Pertumbuhan dipahami sebagai perubahan kuantitatif yang bersifat fisik dan dapat diukur, sedangkan perkembangan merupakan proses perubahan kualitatif yang mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Islam memandang kedua proses tersebut sebagai bagian dari sunnatullah yang berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan dalam kehidupan manusia. Al-Qur'an menjelaskan tahapan asal usul dan dinamika kehidupan manusia sebagai dasar teologis bagi konsep pertumbuhan dan perkembangan. Dalam konteks pendidikan, manusia diposisikan sebagai makhluk pembelajar yang memiliki potensi fitrah berupa akal, hati, dan jasad yang harus dikembangkan secara seimbang. Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas menegaskan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia beradab yang mampu menempatkan ilmu secara proporsional dalam kerangka tauhid. Sementara itu, Al-Ghazali menekankan pentingnya tazkiyatun nafs sebagai inti perkembangan spiritual, dan Ibnu Khaldun menyoroti peran lingkungan sosial dalam membentuk perkembangan intelektual dan peradaban manusia. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan dalam perspektif Islam bersifat holistik, integratif, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.</span></span></span></span></p> Muhammad Rizieq Muslim Afandi Mhd. Subhan Copyright (c) 2026 Muhammad Rizieq, Muslim Afandi, Mhd. Subhan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-19 2026-04-19 5 3 33 40 KARAKTER SEBAGAI MAHKOTA PENDIDIKAN: MENGGUGAT ESENSI PEMBELAJARAN DI TENGAH AKSELERASI INFORMASI GLOBAL https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1016 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan karakter sebagai esensi fundamental dari proses pendidikan di tengah akselerasi informasi global yang didominasi oleh mesin pencari digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena di mana transfer pengetahuan semakin mudah digantikan oleh teknologi, sementara pembentukan karakter, keteladanan moral, dan identitas autentik tetap menjadi peran manusia yang tidak tergantikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (<em>library research</em>). Data dikumpulkan dengan menganalisis literatur klasik tentang pendidikan karakter serta penelitian kontemporer mengenai psikologi perilaku dan neurosains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mesin pencari seperti Google unggul dalam penyediaan data, teknologi tersebut tidak memiliki kapasitas untuk empati, bimbingan moral, dan pengembangan kebijaksanaan (<em>hikmah</em>). Penelitian menyimpulkan bahwa karakter adalah "mahkota" pendidikan yang berfungsi sebagai filter kritis terhadap informasi dan fondasi dalam pengambilan keputusan yang etis. Implikasi dari penelitian ini adalah lembaga pendidikan harus menggeser fokus dari sekadar penyampaian informasi menuju koordinasi strategis antar divisi untuk memprioritaskan pembentukan karakter dan integritas profesional sebagai fondasi inovasi</p> Muhamad Fadil Azami Copyright (c) 2026 Muhamad Fadil Azami https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-06 2026-05-06 5 3 100 104 MAKNA DAN KEUTAMAAN KALIMAT TAUHID (LĀ ILĀHA ILLĀ ALLĀH) DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/994 <p>Penelitian ini membahas makna kalimat tauhid lā ilāha illallāh dalam perspektif akidah Islam serta pengaruhnya terhadap pembentukan keimanan, akhlak, spiritualitas, dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber tertulis seperti buku aqidah, jurnal ilmiah, tafsir, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat tauhid merupakan inti ajaran Islam yang menegaskan keesaan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, sekaligus menjadi fondasi utama seluruh bangunan keimanan seorang Muslim. Tauhid memiliki kedudukan sentral karena menjadi dasar seluruh amal ibadah, pedoman moral, dan sumber pembentukan karakter religius. Dalam praktik kehidupan, nilai tauhid tercermin melalui keikhlasan beribadah, sikap jujur, amanah, sabar, tawakal, serta tanggung jawab sosial. Selain itu, penghayatan terhadap kalimat tauhid juga memperkuat spiritualitas seorang Muslim dalam menghadapi tantangan modern, termasuk pengaruh materialisme dan perkembangan digital. Dengan demikian, penguatan pendidikan tauhid sangat penting untuk membentuk pribadi Muslim yang kokoh dalam iman, mulia dalam akhlak, dan konsisten dalam pengamalan ajaran Islam</p> Femas Dwi Andhika Suci Rahmi Nurhasanah Chan Rahnia Mutari Anli Risma Indriana Sri Wahyuni Copyright (c) 2026 Femas Dwi Andhika, Suci Rahmi, Nurhasanah Chan, Rahnia Mutari Anli, Risma Indriana, Sri Wahyuni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-16 2026-04-16 5 3 20 27 IMPLEMENTASI METODE REWARD AND PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SANTRI DI LPD AL-BAHJAH PANCALANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1011 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode reward and punishment dalam membentuk kedisiplinan santri di LPD Al-Bahjah Pancalang yang berlokasi di Rajawetan, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan fokus pada kegiatan ibadah dan pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan pelanggaran disiplin santri yang masih banyak ditemukan di lingkungan pesantren, khususnya dalam hal pelaksanaan shalat berjamaah, tilawah Al-Qur'an, , serta kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh, ustadz, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode reward yang diterapkan mencakup pemberian pujian lisan, penghargaan tertulis, dan hak istimewa tambahan, , sedangkan metode punishment diterapkan dalam bentuk bertahap dan bernilai edukatif. Penerapan kedua metode ini menunjukkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan santri dalam kegiatan ibadah seperti shalat Subuh dan Tahajjud, serta dalam kegiatan pembelajaran formal maupun non formal. Faktor pendukung keberhasilan utama meliputi konsistensi penegakan, komitmen ustadz, dan lingkungan pesantren yang kondusif. Implikasi penelitian ini bahwa metode reward and punishment yang diterapkan secara tepat dan edukatif dapat menjadi strategi efektif dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan santri.</span></span></p> Muhamad Irgi Prayoga Copyright (c) 2026 Muhamad Irgi Prayoga https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-03 2026-05-03 5 3 80 84