https://journal.nabest.id/index.php/annajah/issue/feedAn Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)2026-04-16T07:22:49+07:00Dr. Muhamad Rudi Wijayarudiwijaya68@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong><span style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam. <strong>Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong>terbit 6 Kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November dengan jumlah naskah sebanyak 6 Naskah.</span></p> <table style="width: 100%;" border="0" width="100%" rules="none"> <tbody> <tr> <td style="width: 25.4282%;" width="190" height="100"><img style="float: left;" src="https://journal.nabest.id/public/journals/2/journalThumbnail_en_US.jpg" width="200" height="318" /></td> <td style="width: 74.4401%;"> <table class="data" style="height: 257px; width: 100%;" border="0" width="100%"> <tbody> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><strong>An Najah <em>(Jurnal Pendidikann Islam dan Sosial Keagamaan)</em></strong></td> </tr> <tr style="height: 23px;" valign="top"> <td style="height: 23px;" width="30%"><strong>Subjects</strong></td> <td style="height: 23px;">:</td> <td style="height: 23px;" width="70%"><strong>annajah</strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Language</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">Indonesia and English</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>e-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-965X</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>p-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-9633</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%">Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a title="WEB" href="https://web.nabest.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>NAJAH BESTARI</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>DOI</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">-</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Citation Analysis</strong> </td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=LGFEnskAAAAJ&hl=en&authuser=1" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Editor-in-chief</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a title="Google scholar" href="https://scholar.google.co.id/citations?user=cbKZSNcAAAAJ&hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Dr. Muhamad Rudi Wijaya</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Email</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a href="mailto:rudiwijaya68@gmail.com">rudiwijaya68@gmail.com</a> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table>https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/994MAKNA DAN KEUTAMAAN KALIMAT TAUHID (LĀ ILĀHA ILLĀ ALLĀH) DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM2026-04-16T07:12:37+07:00Femas Dwi Andhika12310112270@students.uin-suska.ac.idSuci Rahmi12310122045@students.uin-suska.ac.idNurhasanah Chan12310123318@students.uin-suska.ac.idRahnia Mutari Anli12310123862@students.uin-suska.ac.idRisma Indriana12310122155@students.uin-suska.ac.idSri Wahyunisriwahyuni@alkifayahriau.ac.id<p>Penelitian ini membahas makna kalimat tauhid lā ilāha illallāh dalam perspektif akidah Islam serta pengaruhnya terhadap pembentukan keimanan, akhlak, spiritualitas, dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber tertulis seperti buku aqidah, jurnal ilmiah, tafsir, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat tauhid merupakan inti ajaran Islam yang menegaskan keesaan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, sekaligus menjadi fondasi utama seluruh bangunan keimanan seorang Muslim. Tauhid memiliki kedudukan sentral karena menjadi dasar seluruh amal ibadah, pedoman moral, dan sumber pembentukan karakter religius. Dalam praktik kehidupan, nilai tauhid tercermin melalui keikhlasan beribadah, sikap jujur, amanah, sabar, tawakal, serta tanggung jawab sosial. Selain itu, penghayatan terhadap kalimat tauhid juga memperkuat spiritualitas seorang Muslim dalam menghadapi tantangan modern, termasuk pengaruh materialisme dan perkembangan digital. Dengan demikian, penguatan pendidikan tauhid sangat penting untuk membentuk pribadi Muslim yang kokoh dalam iman, mulia dalam akhlak, dan konsisten dalam pengamalan ajaran Islam</p>2026-04-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Femas Dwi Andhika, Suci Rahmi, Nurhasanah Chan, Rahnia Mutari Anli, Risma Indriana, Sri Wahyunihttps://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/987IMPLEMENTASI GAMIFIKASI BERBASIS PLATFORM EDUCAPLAY SEBAGAI INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI2026-04-10T11:08:52+07:00Tri Nilasarididinnurwahidin438@gmail.comLayla Mardliyahrudiwijaya68@gmail.com<p>Rendahnya minat siswa dalam pembelajaran PAI yang cenderung monoton menjadi kendala utama dalam memahami materi teologis yang abstrak seperti Qadha dan Qadar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gamifikasi melalui platform Educaplay sebagai solusi inovatif di sekolah menengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fitur interaktif Match Up dan Froggy Jumps berhasil mentransformasi suasana kelas menjadi lebih dinamis dan partisipatif. Gamifikasi terbukti efektif meningkatkan keterlibatan emosional serta memudahkan siswa dalam membedakan konsep takdir muallaq dan mubram. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi media permainan digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan (joyful learning) sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai agama pada siswa</p>2026-04-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Tri Nilasari, Layla Mardliyah https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/995PENERAPAN MODEL PROYEK MELALUI ALAT PERAGA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS 5 SDN 2 GLEMPANG BANJARNEGARA2026-04-16T07:22:49+07:00Nahdia Apriliana Kusumastutinahdialianakusuma04@gmail.comNovi Mayasarigtw_irfan@gmail.com<p>Penelitian ini menganalisis penerapan model proyek berbasis pembelajaran (Project-Based Learning) menggunakan alat peraga sistem pernapasan manusia pada pembelajaran IPAS kelas 5 SDN 2 Glempang, Banjarnegara. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi model tersebut, yang terbukti meningkatkan pemahaman siswa, kerja sama kelompok, kreativitas, dan keaktifan belajar. Hasil menunjukkan model proyek efektif mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak sistem pernapasan melalui pembuatan alat peraga sederhana seperti botol, balon, dan sedotan, sekaligus mendukung Kurikulum Merdeka</p>2026-04-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Nahdia Apriliana Kusumastuti, Novi Mayasarihttps://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/988PENGUATAN SPIRITUALITAS MAHASISWA KOTA METRO MELALUI KONSELING DAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERTEMA RELIGI2026-04-10T19:29:06+07:00IrhamudinIrhamazam789@gmail.comHasyim As’ariIrhamazam789@gmail.comSugiarto SugiartoIrhamazam789@gmail.comMuhamad Fahmi AnwarIrhamazam789@gmail.comNurmaida AkmaliaIrhamazam789@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Penguatan Spiritualitas Mahasiswa Kota Metro melalui Konseling dan Pembelajaran Bahasa Inggris Bertema Religi”. Latar belakang pengabdian ini muncul dari hasil pengamatan sebelumnya yang menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa kurang memiliki kesadaran spiritual yang kuat dan motivasi belajar bahasa Inggris yang rendah, sehingga diperlukan pendekatan yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan pembelajaran akademik. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Universitas Ma’arif Lampung dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual mahasiswa serta mengembangkan minat belajar bahasa Inggris melalui tema-tema keagamaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi. Bentuk kegiatan meliputi sesi konseling spiritual, diskusi interaktif, dan pembelajaran bahasa Inggris berbasis tema religius. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi spiritual dan minat belajar bahasa Inggris mahasiswa, serta terbentuknya lingkungan akademik yang lebih reflektif dan religius. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan akademik dan sosial mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung</p>2026-04-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Irhamudin, Hasyim As’ari, Sugiarto Sugiarto, Muhamad Fahmi Anwar, Nurmaida Akmaliahttps://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/986STRATEGI PEMBELAJARAN PAI UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN IBADAH SALAT ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PURBALINGGA2026-04-10T11:04:30+07:00Khoerotun Nisa Apriliyani224110402304@mhs.uinsaizu.ac.idLayla Mardliyahellamardliyah@uinsaizu.ac.id<p>Anak tunagrahita memiliki hambatan dalam fungsi intelektual dan perilaku adaptif yang berdampak pada sulitnya memahami konsep ibadah yang bersifat abstrak serta menghafal tata urutan gerakan maupun bacaan salat secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai strategi pembelajaran PAI dalam menanamkan kemandirian ibadah salat bagi siswa tunagrahita di SLB Negeri Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru PAI, siswa tunagrahita kelas IX C dan IX C1, serta orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, display data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang diterapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kemandirian ibadah salat siswa. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi strategi pembelajaran langsung dengan pendekatan klasikal yang dimodifikasi dengan metode ceramah dan metode demonstrasi serta strategi pembelajaran pengamatan melalui pengalaman dengan pendekatan klasikal yang dimodifikasi dengan metode simulasi. Implikasi diterapkannya strategi pembelajaran pada anak tunagrahita membuktikan bahwa strategi pembelajaran PAI di SLB Negeri Purbalingga mampu meningkatkan kemandirian siswa yang ditandai dengan inisiatif memakai perlengkapan salat, kemampuan mengikuti rangkaian salat berjamaah dengan serta inisiatif merapikan perlengkapan salat selesai.</p>2026-04-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Khoerotun Nisa Apriliyani, Layla Mardliyah