https://journal.nabest.id/index.php/annajah/issue/feed An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) 2026-08-10T06:27:01+07:00 Dr. Muhamad Rudi Wijaya rudiwijaya68@gmail.com Open Journal Systems <p><strong style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong><span style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam. <strong>Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong>terbit 6 Kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November dengan jumlah naskah sebanyak 6 Naskah.</span></p> <table style="width: 100%;" border="0" width="100%" rules="none"> <tbody> <tr> <td style="width: 25.4282%;" width="190" height="100"><img style="float: left;" src="https://journal.nabest.id/public/journals/2/journalThumbnail_en_US.jpg" width="200" height="318" /></td> <td style="width: 74.4401%;"> <table class="data" style="height: 257px; width: 100%;" border="0" width="100%"> <tbody> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><strong>An Najah <em>(Jurnal Pendidikann Islam dan Sosial Keagamaan)</em></strong></td> </tr> <tr style="height: 23px;" valign="top"> <td style="height: 23px;" width="30%"><strong>Subjects</strong></td> <td style="height: 23px;">:</td> <td style="height: 23px;" width="70%"><strong>annajah</strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Language</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">Indonesia and English</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>e-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-965X</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>p-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-9633</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%">Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a title="WEB" href="https://web.nabest.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>NAJAH BESTARI</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>DOI</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">-</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Citation Analysis</strong> </td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=LGFEnskAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Editor-in-chief</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a title="Google scholar" href="https://scholar.google.co.id/citations?user=cbKZSNcAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Dr. Muhamad Rudi Wijaya</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Email</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a href="mailto:rudiwijaya68@gmail.com">rudiwijaya68@gmail.com</a> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1236 IMPLEMENTASI METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN QUR’AN HADITS DI SMA-TQ MUADZ BIN JABAL KENDARI 2026-08-02T09:05:12+07:00 ST. Resida Yuniar residasiti07@iainkendari.ac.id Samsu Alang Samsualang77@guru.sma.belajar.id Nurlathifah Thulfitrah B nurlathifah@iainkendari.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode <em>Problem Solving</em> dalam Pembelajaran Qur’an Hadits di SMA-TQ Muadz bin Jabal Kendari, beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas belajar 41 siswa kelas X, wawancara semi terstruktur dengan guru mata pelajaran dan siswa, serta dokumentasi, kemudian analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode <em>problem solving</em> dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang secara umum telah berjalan sesuai dengan prinsip teoritis metode tersebut. Faktor pendukung implementasi metode <em>problem solving </em>meliputi komunikasi yang baik antara siswa dan guru, sarana yang memadai, serta profesionalisme guru, sementara berdasarkan data observasi dan wawancara mengidentifikasi faktor penghambat yang ditemukan adalah keraguan serta rendahnya kepercayaan diri siswa dalam berpendapat dan keterbatasan waktu pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan metode <em>&nbsp;problem solving</em> tidak hanya ditentukan oleh tepatnya langkah pelaksanaan, tetapi juga oleh kesiapan psikologis siswa, sehingga guru perlu mengintegrasikan strategi penguatan kepercayaan diri dalam penerapannya.</p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 ST. Resida Yuniar, Samsu Alang, Nurlathifah Thulfitrah B https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1234 IMPLEMENTASI METODE TANYA JAWAB BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH NURUL HIDAYAH ALMINCIS KOLAKA 2026-08-01T07:32:20+07:00 Wa Ode Juli waodejulispdi2016@gmail.com Siti Mariah sitimariahmariah8292@gmail.com Nurlathifah Thulfitrah B nurlathifah@iainkendari.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi metode tanya jawab berdasarkan <em>Higher Order Thinking Skills</em> (HOTS) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah (MA) Nurul Hidayah Almincis Kolaka. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain <em>studi kasus</em> digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara <em>semi terstruktur</em> kepada guru SKI dan siswa kelas XI, observasi partisipatif dalam proses pembelajaran, serta dokumentasi berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan hasil evaluasi siswa. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode tanya jawab berbasis HOTS diwujudkan melalui tiga tahapan utama: stimulasi kritis berbasis masalah sejarah, penelitian pertanyaan <em>analitis-evaluatif</em> (<em>mengapa</em> dan <em>bagaimana</em>), serta penguatan konsep melalui refleksi nilai moral sejarah (<em>ibrah</em>). Tantangan utama yang dihadapi meliputi keragaman kemampuan dasar keagamaan siswa dan kecenderungan pola pikir pasif dalam menanggapi pertanyaan analitis. Meskipun demikian, metode ini terbukti efektif meningkatkan keaktifan kritis siswa serta mengubah persepsi mata pelajaran SKI dari sekadar hafalan menjadi analisis kontekstual yang bernilai sosial-budaya. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pemulihan kompetensi pedagogik guru dalam merancang stimulus pembelajaran berbasis HOTS di lingkungan madrasah.</p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Wa Ode Juli, Siti Mariah, Nurlathifah Thulfitrah B https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1226 PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SD NEGERI 4 BUTON 2026-07-27T19:23:37+07:00 Lina Hardianti linahardianti203@iainkendari.ac.id Sahaludin Sahaludin2 sahaludin19@iainkendari.ac.id Nurlathifah Thulfitrah B nurlathifah@iainkendari.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD 4 Negeri Buton. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh informasi mengenai proses penerapan metode demonstrasi, aktivitas peserta didik, serta kendala yang dihadapi selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dilaksanakan melalui tujuh tahapan, yaitu perencanaan, kegiatan pendahuluan, pemberian penjelasan awal, demonstrasi oleh guru, praktik peserta didik, evaluasi dan umpan balik, serta penutup. Penerapan metode demonstrasi membantu peserta didik memahami materi yang bersifat praktik, seperti wudu dan salat, melalui kegiatan mengamati dan mempraktikkan secara langsung materi yang diajarkan. Metode ini juga meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, keterampilan praktik ibadah, serta minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi guru, yaitu keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan kemampuan peserta didik. Secara keseluruhan, metode demonstrasi memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih bermakna, interaktif, dan berpusat pada peserta didik sehingga dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktik keagamaan peserta didik di SD Negeri 4 Buton.</p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Lina Hardianti, Sahaludin Sahaludin2, Nurlathifah Thulfitrah B https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1240 MEMAHAMI PERILAKU DAN PERKEMBANGAN MANUSIA 2026-08-08T16:56:31+07:00 Dion Almuzaki dionalmuzaki10@gmail.com Hamzah hirfanda hamzahirfanda1997@gmail.com <p>Memahami perilaku dan perkembangan manusia sangat penting untuk menjelaskan bagaimana individu tumbuh, beradaptasi, dan berinteraksi dalam masyarakat. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perilaku manusia serta proses perkembangannya pada berbagai tahap kehidupan. Penelitian dilakukan untuk menekankan pentingnya memahami pengaruh biologis, psikologis, dan sosial dalam membentuk perkembangan individu. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa perilaku dan perkembangan manusia merupakan hasil interaksi antara faktor keturunan dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka kualitatif dengan menganalisis berbagai buku, jurnal, dan sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kognitif, emosional, sosial, dan lingkungan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pola perilaku dan hasil perkembangan individu. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman yang holistik mengenai perkembangan manusia untuk meningkatkan kualitas pendidikan, konseling, dan intervensi psikologis, serta memberikan wawasan yang bermanfaat bagi peneliti dan praktisi</p> 2026-08-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Dion Almuzaki, Hamzah hirfanda https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1237 PENERAPAN METODE CERAMAH PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTsN 4 BUTON TENGAH 2026-08-04T17:43:46+07:00 Widyawati Widyawati widyawatii010101@gmail.com Ajin Ajin widyawatii010101@gmail.com Nurlathifah Thulfitrah B widyawatii010101@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode ceramah pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTsN 4 Buton Tengah, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan faktor penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ceramah telah dilaksanakan dengan baik melalui empat tahapan, yaitu persiapan, penyampaian materi, interaksi, dan evaluasi. Guru menyampaikan materi secara sistematis, memanfaatkan media pembelajaran, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, serta melakukan evaluasi melalui tanya jawab dan pemberian tugas. Keberhasilan penerapan metode ceramah didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan media pembelajaran, lingkungan madrasah yang kondusif, dan karakteristik materi Pendidikan Agama Islam. Adapun faktor penghambat meliputi menurunnya konsentrasi peserta didik, kurangnya interaksi dua arah, perbedaan kemampuan belajar, serta munculnya rasa bosan akibat penggunaan metode ceramah secara monoton. Oleh karena itu, metode ceramah perlu dipadukan dengan strategi pembelajaran yang lebih interaktif agar proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi lebih efektif.</p> 2026-08-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Widyawati Widyawati , Ajin Ajin, Nurlathifah Thulfitrah B https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1235 PENERAPAN METODE ROLE PLAY DALAM PEMBELAJARAN FIQIH DI MIN 1 KOLAKA 2026-08-02T08:47:19+07:00 Muthmainnah Erwita Ramadani Tahir Muthmainnaherwita@iainkendari.ac.id Risna Risna rhysna_natsir@iainkendari.ac.id Annisa Asmaul Hasanah annisaasmaulhasanah@iainkendari.ac.id Nurlathifah Thulfitrah B nurlathifah@iainkendari.ac.id <p>Pembelajaran Fiqih materi adab makan minum di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kolaka kelas 3A masih didominasi ceramah sehingga 28 siswa usia 8-9 tahun sulit mempraktikkan adab baca bismillah dan makan tangan kanan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan role play, mengidentifikasi inovasi guru, dan menganalisis kendala yang dihadapi. Metode kualitatif studi kasus tunggal dengan peneliti sebagai guru kelas 3A. Pengumpulan data melalui observasi partisipatif saat mengajar, wawancara mendalam 2 siswa purposive sampling, dan dokumentasi selama 1 minggu. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman &amp; Saldana dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan role play melalui skenario "Warung Berkah" 3 peran membuat 26 siswa membaca bismillah dan 24 siswa makan tangan kanan. Wawancara siswa R dan F mengonfirmasi adab lebih mudah diingat. 2) Inovasi "Nama Peran Lucu + Guru Ikut Main" berhasil mengurangi rasa malu 3 siswa awal menangis menjadi berani tampil. 3) Kendala yang muncul adalah kebiasaan minum tangan kiri karena rumah, rebutan peran, dan malu bersuara. Kendala diatasi melalui pengawas adab, kartu giliran, dan bimbingan langsung guru. Temuan mendukung penelitian dari Moleong dan Vygotsky, berbeda dengan Aminah (2022) dan Sari &amp; Huda (2023) karena posisi peneliti sebagai guru memungkinkan intervensi langsung</p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Muthmainnah Erwita Ramadani Tahir, Risna Risna, Annisa Asmaul Hasanah, Nurlathifah Thulfitrah B https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1227 Agile Educational Leadership: Outlining a Basic Governance Model to Address Student Grade Inflation 2026-07-28T12:19:33+07:00 M. Ilham Faizin Akbar nbl190603@gmail.com Siti Aimah Sitiaimah@gmail.com <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Inflasi nilai siswa menjadi tantangan penting dalam menjaga integritas penilaian dan mutu pendidikan di sekolah menengah, termasuk di SMAN 1 Genteng. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kebijakan pendidikan agile dalam mengatasi nilai inflasi serta merumuskan model tata kelola dasar yang memperkuat akuntabilitas dan transparansi penilaian siswa. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan pimpinan sekolah, guru, serta dokumen akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan agile mendorong pengambilan keputusan yang adaptif, pengawasan kolaboratif, dan evaluasi berbasis bukti sehingga mampu mengurangi praktik pemberian nilai yang subjektif dan meningkatkan kredibilitas penilaian. Model tata kelola yang dihasilkan mengintegrasikan kebijakan kelincahan, partisipasi pemangku kepentingan, dan mekanisme pengendalian mutual berkelanjutan untuk meminimalkan nilai inflasi secara sistematis. Penelitian menyimpulkan bahwa kepemimpinan pendidikan tangkas merupakan strategi tata kelola yang efektif dalam membangun sistem penilaian yang adil dan akuntabel. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa prinsip tata kelola agile dapat diadopsi sekolah untuk memperkuat penjaminan mutu pendidikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil evaluasi akademik.</span></span></span></span></p> 2026-08-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 M. Ilham Faizin Akbar, Siti Aimah https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1241 PENERAPAN METODE DISKUSI PADA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MA NURUL HIDAYAH AL MINCIS 2026-08-10T06:27:01+07:00 Nurkholis Nurkholis nurkholismincis@gmail.com Wa Fita nurkholismincis@gmail.com Nurlathifah Thulfitrah B nurkholismincis@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan metode diskusi dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MA Nurul Hidayah Al Mincis, mengkaji berbagai hambatan yang muncul selama proses pembelajaran, serta mengetahui kontribusi metode tersebut terhadap pemahaman peserta didik. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Peneliti menentukan guru Akidah Akhlak dan beberapa peserta didik sebagai informan melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Peneliti memperoleh data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, peneliti menganalisis data melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti memastikan keabsahan temuan melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan metode diskusi secara sistematis melalui tujuh tahapan utama. Tahapan tersebut meliputi persiapan pembelajaran, pemberian materi dan masalah, pembagian kelompok, pelaksanaan diskusi, penyajian hasil, penguatan dan klarifikasi, serta evaluasi dan penyimpulan. Penerapan metode ini mendorong peserta didik untuk lebih aktif mengikuti pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan komunikasi, memperkuat kerja sama, dan menumbuhkan tanggung jawab. Metode diskusi juga membantu peserta didik memahami materi Akidah Akhlak secara lebih mendalam. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti rendahnya keberanian peserta didik dalam menyampaikan pendapat, perbedaan kemampuan akademik, dan keterbatasan waktu. Oleh sebab itu, guru perlu meningkatkan pengelolaan waktu dan menerapkan strategi pembelajaran inovatif secara berkelanjutan.</p> 2026-08-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nurkholis Nurkholis, Wa Fita, Nurlathifah Thulfitrah B https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1223 ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN AL-MUBAROK PUGER JEMBER 2026-07-23T22:34:18+07:00 Moh Syaikhol Hadi 24913040@students.uii.ac.id <p><em>Transformasi digital menjadi salah satu arah kebijakan strategis dalam pengembangan pendidikan Islam sebagai respons terhadap perkembangan teknologi informasi. Pondok pesantren dituntut mampu mengintegrasikan teknologi digital ke dalam penyelenggaraan pendidikan tanpa menghilangkan nilai-nilai kepesantrenan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan transformasi digital di Pondok Pesantren Al-Mubarok Puger Jember, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya, serta menganalisis implikasinya terhadap tata kelola pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi transformasi digital diwujudkan melalui penerapan sistem absensi digital dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi. Keberhasilan implementasi didukung oleh kepemimpinan kiai, kompetensi guru, dukungan yayasan, dan budaya inovasi, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, keterbatasan anggaran dan infrastruktur, budaya organisasi yang masih konvensional, serta variasi literasi digital santri. Implementasi transformasi digital memberikan implikasi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, pelayanan akademik, komunikasi kelembagaan, dan tata kelola pendidikan Islam yang lebih efektif, efisien, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di pesantren memerlukan sinergi antara kebijakan kelembagaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur, dan pelestarian nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama penyelenggaraan pendidikan</em></p> 2026-08-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Moh Syaikhol Hadi https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1238 IMPLEMENTASI METODE DRILL DAN REFLEKSI PADA PEMBELAJARAN MATERI NABI MUHAMMAD SAW DI SD NEGERI 2 BAUBAU 2026-08-04T17:52:17+07:00 Hikma Hikma hikmadgnurung@gmail.com Samsul Samsul hikmadgnurung@gmail.com Nurlathifah Thulfitrah B hikmadgnurung@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode drill dan refleksi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada materi Nabi Muhammad SAW di SD Negeri 2 Baubau, mengidentifikasi berbagai hambatan selama pelaksanaannya, serta menjelaskan kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik kelas III yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian menganalisisnya dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Peneliti menjamin keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode drill dan refleksi berlangsung melalui enam tahapan, yaitu persiapan, penyampaian materi, pelaksanaan drill, penguatan hasil latihan, kegiatan refleksi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Metode drill membantu peserta didik memperkuat penguasaan materi melalui latihan yang dilakukan secara berulang dan sistematis, sedangkan kegiatan refleksi mendorong peserta didik memahami nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian juga menemukan hambatan berupa keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan peserta didik, dan rendahnya keaktifan dalam refleksi. Secara keseluruhan, kedua metode tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman, daya ingat, partisipasi aktif, serta pembentukan karakter peserta didik</p> 2026-08-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Hikma Hikma, Samsul Samsul, Nurlathifah Thulfitrah B