An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) https://journal.nabest.id/index.php/annajah <p><strong style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong><span style="text-align: justify; font-size: 0.875rem;">khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam. <strong>Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) </strong>terbit 6 Kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November dengan jumlah naskah sebanyak 6 Naskah.</span></p> <table style="width: 100%;" border="0" width="100%" rules="none"> <tbody> <tr> <td style="width: 25.4282%;" width="190" height="100"><img style="float: left;" src="https://journal.nabest.id/public/journals/2/journalThumbnail_en_US.jpg" width="200" height="318" /></td> <td style="width: 74.4401%;"> <table class="data" style="height: 257px; width: 100%;" border="0" width="100%"> <tbody> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><strong>An Najah <em>(Jurnal Pendidikann Islam dan Sosial Keagamaan)</em></strong></td> </tr> <tr style="height: 23px;" valign="top"> <td style="height: 23px;" width="30%"><strong>Subjects</strong></td> <td style="height: 23px;">:</td> <td style="height: 23px;" width="70%"><strong>annajah</strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Language</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">Indonesia and English</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>e-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-965X</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>p-ISSN</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">2964-9633</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%">Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November</td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a title="WEB" href="https://web.nabest.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>NAJAH BESTARI</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>DOI</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%">-</td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Citation Analysis</strong> </td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=LGFEnskAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> </tr> <tr style="height: 36px;" valign="top"> <td style="height: 36px;" width="30%"><strong>Editor-in-chief</strong></td> <td style="height: 36px;">:</td> <td style="height: 36px;" width="70%"><a title="Google scholar" href="https://scholar.google.co.id/citations?user=cbKZSNcAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Dr. Muhamad Rudi Wijaya</strong></a></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="height: 18px;" width="30%"><strong>Email</strong></td> <td style="height: 18px;">:</td> <td style="height: 18px;" width="70%"><a href="mailto:rudiwijaya68@gmail.com">rudiwijaya68@gmail.com</a> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> en-US rudiwijaya68@gmail.com (Dr. Muhamad Rudi Wijaya) ahmadlisin1988@gmail.com (Ahmad Mukhlisin) Wed, 03 Jun 2026 19:10:08 +0700 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI UNTUK MEMBENTUK SIKAP SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 1 AJIBARANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1084 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam sistem dan dinamika internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) serta implikasinya terhadap pembentukan sikap sosial siswa di SMA Negeri 1 Ajibarang. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan yang bersifat deskriptif-naturalistik, data dihimpun melalui observasi non-partisipan secara berkala, wawancara semi-terstruktur bersama pendidik PAIBP dan siswa kelas XII, serta analisis dokumentasi perangkat kurikulum. Hasil analisis data menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama di sekolah tersebut diimplementasikan secara bertahap melalui tiga fase utama, yakni transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Implikasi dari proses penanaman nilai yang terstruktur ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kristalisasi tujuh dimensi sikap sosial siswa, yang meliputi empati, kerja sama, toleransi, disiplin sosial, tanggung jawab sosial, sopan santun dan tenggang rasa, serta gotong royong, sehingga mampu mengonstruksi ekosistem sekolah yang inklusif, harmonis, dan aman di tengah pluralitas agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Budi Pekerti berperan penting dalam membentuk karakter sosial murid yang moderat, inklusif, dan harmonis.</p> Wilda Jamaliyah, Ajib Hermawan Copyright (c) 2026 Wilda Jamaliyah, Ajib Hermawan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1084 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0700 PELAKSANAAN PROGRAM KEPUTRIAN DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWI DI SMA N 1 WONOSOBO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1070 <p>Program keputrian merupakan salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang dilaksanakan di SMA N 1 Wonosobo sebagai upaya penguatan karakter religius siswi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi karakter religius siswi, pelaksanaan program keputrian, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya dilakukan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi karakter religius siswi di SMA N 1 Wonosobo tergolong cukup baik namun masih belum merata dikarenakan latar belakang peserta didik yang beragam. Pelaksanaan program keputrian dilakukan setiap hari Jumat dengan materi yang berkaitan dengan keagamaan dan persoalan remaja putri yang relevan. Metode penyampaian materi masih didominasi dengan metode ceramah dengan pemateri yang bertugas dari pihak sekolah maupun narasumber dari luar. Faktor pendukung program ini meliputi dukungan sekolah, kerjasama berbagai pihak, serta keterlibatan narasumber luar yang meningkatkan antusiasme peserta. Adapun faktoe penghambatnya meliputi keterbatasan waktu dan kapasitas tempat, serta kurangnya variasi metode penyampaian materi sehingga perhatian peserta belum optimal.</p> Talita Nadia Kamila, Maryono Maryono, Muhtar Sofwan Hidayat Copyright (c) 2026 Talita Nadia Kamila, Maryono Maryono, Muhtar Sofwan Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1070 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS KEBIJAKAN PERUNDANGAN MENGENAI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1097 <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini membahas analisis kebijakan peraturan-undangan mengenai pendidik dan tenaga kependidikan dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaturan hukum terhadap pendidik dan tenaga kependidikan, implementasi kebijakan tersebut, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer berupa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan pendapat para ahli.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></em></p> <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan peraturan-undang-undang di Indonesia telah memberikan landasan hukum yang jelas terhadap kedudukan, hak, kewajiban, serta perlindungan bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Pendidik diakui sebagai tenaga profesional, sedangkan tenaga kependidikan berfungsi sebagai pendukung penyelenggaraan pendidikan. Namun implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi beberapa kendala, seperti ketimpangan distribusi guru, rendahnya kesejahteraan tenaga honorer, serta belum meratanya peningkatan kompetensi. Berdasarkan analisis tersebut, diperlukan penguatan implementasi kebijakan agar tujuan pendidikan nasional dapat tercapai secara optimal.</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></em></p> Muhammad Agus Salim, Nia Hasanah Copyright (c) 2026 Muhammad Agus Salim, Nia Hasanah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1097 Fri, 19 Jun 2026 00:00:00 +0700 Revitalisasi Landasan Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Al-Qur'an dan Hadis di Era Modern https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1081 <p><em>The development of the modern era which is marked by technological advances and social changes requires adjustments in the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum. This article aims to examine the revitalization of the foundation for developing the PAI curriculum based on the Al-Qur'an and Hadith so that it remains relevant to the needs of the times. This research uses a library research method with a descriptive qualitative approach through analysis of various literature related to the PAI curriculum and sources of Islamic teachings. The research results show that the values ​​of the Qur'an and Hadith must be included in the PAI curriculum through a contextual approach that is in line with advances in science and technology. The PAI curriculum must pay equal attention to cognitive and affective aspects, as well as psychomotor and affective aspects. In addition, the curriculum must be designed flexibly and adaptively while maintaining the basic principles of Islamic teachings. Therefore, it is hoped that the revitalization of the PAI curriculum will be able to produce students who are faithful, virtuous and have critical thinking skills that are relevant to today's demands.</em></p> Delli Marlina, Tia Aulia Redisti, Sumiarti Sumiarti Copyright (c) 2026 Delli Marlina, Tia Aulia Redisti, Sumiarti Sumiarti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1081 Wed, 10 Jun 2026 00:00:00 +0700 INTEGRASI ILMU DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI RESPON TERHADAP DIKOTOMI ILMU DI SMP SABILILLAH BOARDING SCHOOL WAJAK https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1068 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dikotomi ilmu antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih terjadi dalam dunia pendidikan di era globalisasi. Kondisi tersebut mendorong lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan model integrasi ilmu agar peserta didik memiliki keseimbangan intelektual, spiritual, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi integrasi ilmu dalam manajemen Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Sabilillah Boarding School Wajak yang memadukan pembelajaran ilmu umum dan kitab kuning. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ilmu diterapkan melalui penyusunan kurikulum terpadu, pembiasaan nilai-nilai religius, serta kolaborasi antara pembelajaran umum dan kajian kitab kuning. Integrasi tersebut mampu membentuk peserta didik yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter religius. Kesimpulannya, integrasi ilmu dalam manajemen PAI menjadi solusi efektif dalam mengatasi dikotomi ilmu di era globalisasi</p> Muhammad Kholidin, Muhammad Husni Copyright (c) 2026 Muhammad Kholidin, Muhammad Husni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1068 Wed, 03 Jun 2026 00:00:00 +0700 INTEGRASI TRADISI PESANTREN DALAM PENDIDIKAN FORMAL: IMPLEMENTASI METODE BANDONGAN PADA KAJIAN KITAB WASHOYA AL-ABAA' LIL ABNAA' DI SMK AN-NUR SLAWI https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1095 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi tradisi pesantren dalam pendidikan formal melalui implementasi metode bandongan dalam kajian Kitab <em>Washoya Al-Abaa' Lil Abnaa'</em> di SMK An-Nur Slawi. Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kebutuhan lembaga pendidikan formal untuk mengadopsi metode dan nilai keilmuan pesantren sebagai respons terhadap krisis akhlak di kalangan pelajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi ustadz pengampu kajian, penanggung jawab kegiatan, dan siswa SMK An-Nur Slawi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode bandongan dilaksanakan melalui tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode bandongan terbukti mampu beradaptasi dari lingkungan pesantren ke sekolah formal melalui penyesuaian kontekstual tanpa kehilangan esensinya. Faktor pendukung meliputi dukungan kelembagaan, suasana religius, dan metode penyampaian yang kontekstual. Faktor penghambat meliputi heterogenitas kemampuan siswa dan minimnya interaksi dua arah.</p> Muhammad Labib, Subur Subur Copyright (c) 2026 Muhammad Labib, Subur Subur https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1095 Tue, 16 Jun 2026 00:00:00 +0700 Implementasi Assessment as Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Studi Kasus pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1077 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) berdasarkan konsep </em><em>Assessment as Learning</em><em> (AaL) pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan prinsip-prinsip </em><em>Assessment as Learning</em><em> dalam proses pembelajaran melalui keterlibatan aktif siswa, pengembangan kesadaran metakognitif, pelaksanaan </em><em>self-assessment</em><em>, penulisan jurnal refleksi, serta pemberian umpan balik konstruktif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk memahami proses belajarnya secara mandiri. Namun demikian, pelaksanaan </em><em>peer-assessment</em><em> belum berjalan optimal karena masih berada pada tahap perencanaan instrumen. Faktor pendukung implementasi AaL meliputi kompetensi guru, antusiasme peserta didik, dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan alokasi waktu pembelajaran dan rendahnya kemampuan refleksi kritis sebagian siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran PAI BP yang lebih reflektif, partisipatif, dan berorientasi pada kemandirian belajar peserta didik.</em></p> Ahmad Mufidudin, Yuslam Yuslam Copyright (c) 2026 Ahmad Mufidudin, Yuslam Yuslam https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1077 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0700 Jatuh Jatuh Bangun Manajemen Waktu Mahasiswa Aktif Organisasipada jurusan PGMI di Batusangkar: Mengatasi Prokrastinasi Tugas Kuliah https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/854 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi mahasiswa adalah elemen krusial yang mendukung pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan sosial, tetapi juga menimbulkan tantangan dalam manajemen waktu yang dapat menyebabkan prokrastinasi akademis. Penelitian ini bertujuan untuk secara komprehensif menggambarkan dinamika pengelolaan waktu siswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang terlibat aktif dalam organisasi, sekaligus memahami faktor-faktor yang menyebabkannya mengalami prokrastinasi dan taktik yang diterapkan untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan tiga orang mahasiswa PGMI yang aktif dalam organisasi sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan pencatatan lapangan, kemudian dianalisis dengan proses yang terdiri dari reduksi data, presentasi data, dan kesimpulan kesimpulan, dengan validitas data yang diupayakan melalui triangulasi sumber. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh faktor internal termasuk kelelahan mental, gangguan digital, pola pikir untuk menunda, dan sifat perfeksionis, serta faktor eksternal yang meliputi tanggung jawab keluarga dan sosial yang menciptakan konflik peran. Para mahasiswa menyusun strategi pengelolaan waktu seperti perencanaan perencanaan, prioritas tugas, pengendalian gangguan, dan pembagian tugas. Pengelolaan waktu yang fleksibel memberikan kontribusi positif terhadap kondisi akademis dan emosional siswa, didukung oleh lingkungan sosial yang berfungsi sebagai faktor penguat.</span></span></span></span></p> Annisa Salsabilla, Afrima Sari, Safrizal Safrizal, Syaiful Marwan, Yufi Latmini Lasari Copyright (c) 2026 Annisa Salsabilla, Afrima Sari, Safrizal Safrizal, Syaiful Marwan, Yufi Latmini Lasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/854 Sat, 20 Jun 2026 00:00:00 +0700 Produksi Kepercayaan Sosial antara Guru, Orang Tua, dan Komite Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Nur Asshidiq https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1092 <p>Artikel ini di rancang untuk mengkaji Produksi Kepercayaan Sosial antara Guru, Orang Tua, dan Komte Sekolah dalam penguatan mutu Madrasah Ibtidaiyah melalui perspetif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus utama artikel di arahkan pada klaim bahwa kepercayaan social antara Guru, Orang Tua, dan Komte Sekolahmenjadi pondasi penting dalam penguatan mutu Madrasah Ibtidaiyah karena mutu pendidikan tidak hanya di tentukan oleh kurikulum, tetapi juga relasi social yang stabil dan partisipatif. Penelitian lapangan perlu di tempatkan pada sekolah, madrasah, pesantren yang secara empiris memperihatkan praktik social terkait isu tersebut. Data utama dapat di gali melalui observasi terhadap keterlibatan orang tua dalam rapat, kegiatan keagamaan, dan program sekolah, wawancara dengan aktor pendidikan yang terlibat, serta dokumentasi mengenai kebijakan, program,dan praktik kelembagaan. Tiga dimensi bukti yang perlu di uji adalah keterlibatan orng tua dalam rapat, kegiatan keagamaan, dan program. sekolah, komunikasi rutin guru dengan orang tua tentang perkembanagan akademik dan perilaku siswa, dan peran komite sekolah sebagai mediator kebutuhan madrasah dan aspirasi masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini di harapkan mampu menunjukan bagaimana relasi sosial, norma kelembagaan, otoritas pendidikan, serta pengalaman siswa/guru/orang tua membentuk praktik pendidikan sehari-hari. Kontribusi artikel tidak berhenti pada deskripsi kasus, tetapi juga di arahkan untuk membangun argumentasi teoritik tentang bagaimana lembaga pendidikan bekeja sebagai arena sosial yang memproduksi kepercayaan, identitas, disiplin, solidaritas atau perubahan sosial. Temuan yang di peroleh di harapkan memperkaya diskusi sosiologi pendidikan islam di Indonesia dan menawarkan rekomendasi penguatan tata kelola lembaga pendidikan berbasis data lapangan</p> Ardevita Jauza Cindy Maluyu, Muh. Hanif Copyright (c) 2026 Ardevita Jauza Cindy Maluyu, Muh. Hanif https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1092 Sun, 14 Jun 2026 00:00:00 +0700 IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 PURWOKERTO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1074 <p>Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik memahami materi secara mendalam dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan <em>deep learning</em> pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas XI SMA Negeri 3 Purwokerto yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan <em>deep learning</em> telah diterapkan secara sistematis. Pada tahap perencanaan, guru menyusun tujuan pembelajaran, modul ajar, materi kontekstual, metode pembelajaran, serta evaluasi yang berorientasi pada pemahaman mendalam peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung secara aktif, kolaboratif, dan reflektif melalui diskusi, presentasi, tanya jawab, serta pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Pada tahap evaluasi, guru tidak hanya menilai hasil belajar, tetapi juga proses pembelajaran yang meliputi keaktifan, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta perubahan sikap peserta didik. Implementasi pendekatan <em>deep learning</em> memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, dan pembentukan karakter peserta didik</p> Nur Syahira Fauziah Kurniawan, Novi Mayasari Copyright (c) 2026 Nur Syahira Fauziah Kurniawan, Novi Mayasari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1074 Mon, 08 Jun 2026 00:00:00 +0700 SOSIOLOGI BUDAYA PRESTASI DI PESANTREN: STUDI KONSTRUKSI PRESTASI DAN POLA APRESIASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN NUURURROHMAN SIRAU KEMRANJEN BANYUMAS https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1089 <p>Prestasi di lingkungan pesantren tidak sekadar dipahami sebagai keberhasilan memenangkan perlombaan, melainkan juga berkaitan dengan pembentukan citra lembaga, pengakuan sosial, serta posisi pesantren di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola budaya prestasi yang berkembang di Pondok Pesantren Nuururrohman Sirau Kemranjen Banyumas, bentuk penghargaan terhadap santri berprestasi, dan tekanan moral yang muncul dalam proses mempertahankan reputasi pondok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan memanfaatkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga validitas penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa budaya prestasi di Pondok Pesantren Nuururrohman dibangun melalui keterlibatan santri dalam kegiatan religius maupun sosial seperti Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK), lomba hadroh, serta karnaval Hari Santri. Prestasi dipandang sebagai media penguatan identitas pesantren sekaligus sarana memperoleh kepercayaan masyarakat. Selain itu, santri mengalami dorongan moral kolektif untuk menjaga nama baik pondok melalui capaian yang diperoleh. Bentuk apresiasi yang diberikan pondok berupa pengakuan simbolik, pujian dari pengurus, hingga pemberian uang saku kepada santri yang memperoleh prestasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya prestasi pesantren dibentuk melalui relasi antara kapital simbolik, legitimasi sosial, dan kultur kolektif yang berkembang dalam kehidupan pesantren.</p> Rausyan Fikri Rabbani, Muh. Hanif Copyright (c) 2026 Rausyan Fikri Rabbani, Muh. Hanif https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1089 Sat, 13 Jun 2026 00:00:00 +0700 Integrasi Ilmu Agama dan Sains dalam Manajemen Pendidikan Islam di Era Globalisasi (Studi di MA Sains Al-Qur’an Nurul Huda Pajaran) https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1071 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi integrasi ilmu agama dan sains dalam manajemen pendidikan Islam di era globalisasi di MA Sains Al-Qur’an Nurul Huda Pajaran Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih berkembang dalam dunia pendidikan Islam, sehingga diperlukan model pendidikan integratif yang mampu menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan sains dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi integrasi ilmu agama dan sains di MA Sains Al-Qur’an Nurul Huda Pajaran dilakukan melalui pengembangan kurikulum integratif, pembelajaran berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, penguatan budaya religius, serta pemanfaatan teknologi pendidikan yang tetap berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Integrasi ilmu diwujudkan dengan mengaitkan materi sains dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran. Selain itu, madrasah juga membangun budaya religius melalui kegiatan membaca Al-Qur’an, shalat berjamaah, dan program tahfidz Al-Qur’an. Implementasi integrasi ilmu agama dan sains memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas akademik, karakter religius, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menghadapi tantangan globalisasi. Faktor pendukung implementasi integrasi ilmu meliputi komitmen pimpinan madrasah, kompetensi guru, dan lingkungan sekolah yang religius, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana teknologi dan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran integratif.</p> Imam Muhidin, Muhammad Husni Copyright (c) 2026 Imam Muhidin, Muhammad Husni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1071 Sat, 06 Jun 2026 00:00:00 +0700 Kontekstualisasi Ucapan Salam Kepada Non-Muslim: Kajian Hadis dan Implikasinya dalam Komunikasi Lintas Agama di Era Kontemporer https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1104 <p>Artikel ini mengkaji hukum dan etika ucapan salam kepada non-Muslim dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW. serta implikasinya bagi komunikasi lintas agama di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari hadis-hadis sahih, kitab-kitab syarah hadis klasik, dan literatur akademik kontemporer yang relevan. Melalui analisis takhrij hadis, kajian sanad dan matan, serta pendekatan hermeneutika kontekstual, penelitian ini menemukan bahwa larangan memulai salam kepada non-Muslim yang tersurat dalam hadis riwayat Muslim memerlukan pemahaman kontekstual yang komprehensif. Ulama klasik dan kontemporer menunjukkan variasi ijtihad yang signifikan: sebagian mempertahankan larangan tekstual, sementara sebagian lain membolehkan dengan pertimbangan maslahat dan hubungan sosial. Kajian terhadap fatwa-fatwa kontemporer dan diskursus fiqh minoritas-mayoritas memperlihatkan bahwa kontroversi salam lintas agama masih menjadi perdebatan aktual hingga saat ini, sebagaimana tercermin dalam beda pandangan Majelis Ulama Indonesia dan Kementerian Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan salam alternatif yang inklusif tidak bertentangan dengan ruh ajaran Islam, bahkan sejalan dengan maqashid al-syariah dalam memelihara hubungan sosial (hifzh al-nafs dan hifzh al-din). Implikasi penelitian ini mencakup panduan praktis komunikasi Islam dalam konteks multikultural serta penguatan moderasi beragama di lembaga pendidikan Islam.</p> Hasan Syukur, Nasrulloh Nasrulloh, Moch Nasiruddin Copyright (c) 2026 Hasan Syukur, Nasrulloh Nasrulloh, Moch Nasiruddin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1104 Sat, 20 Jun 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK DALAM PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMK AN-NUR 1 BULULAWANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1083 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi akademik dalam penguatan kompetensi pedagogik guru di SMK An-Nur 1 Bululawang. Supervisi akademik merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembinaan profesional, pendampingan, dan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru yang terlibat dalam pelaksanaan supervisi akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi akademik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut supervisi. Pelaksanaan supervisi dilakukan secara terjadwal melalui observasi kelas, pemeriksaan perangkat pembelajaran, serta diskusi reflektif antara supervisor dan guru. Tindak lanjut supervisi diwujudkan dalam bentuk pembinaan, pelatihan, dan pendampingan profesional guru. Implementasi supervisi akademik memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, terutama dalam perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, penggunaan media pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Faktor pendukung implementasi supervisi akademik meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang partisipatif, budaya kolaboratif sekolah, dan komitmen guru untuk berkembang. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu, beban administrasi, dan kemampuan teknologi yang belum merata di kalangan guru.</p> Muhammad Husni, Abdus somad Copyright (c) 2026 Muhammad Husni, Abdus somad https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1083 Thu, 11 Jun 2026 00:00:00 +0700 PENGEMBANGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 WAJAK https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1069 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis <em>Artificial Intelligence</em> (AI) sebagai strategi peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Wajak. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi pendidikan yang mendorong integrasi AI dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan <em>member checking</em>. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran PAI berbasis AI dilakukan melalui integrasi teknologi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penggunaan AI mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, serta mendukung peningkatan prestasi belajar melalui akses pembelajaran yang lebih luas dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi pengembangan manajemen pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kompetensi digital guru dan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.</p> Muhammad Husni, Kurnia Indrianti Copyright (c) 2026 Muhammad Husni, Kurnia Indrianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1069 Wed, 03 Jun 2026 00:00:00 +0700 Digitalisasi Sertifikasi Halal: Peluang dan Tantangan Industri Halal Indonesia https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1096 <p>Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi strategis untuk menjadi penggerak utama dalam industri halal global. Di era modern ini, transisi menuju digitalisasi sertifikasi halal menjadi langkah krusial untuk mempermudah proses adaptasi teknologi sekaligus meningkatkan daya saing sektor ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peluang digitalisasi sertifikasi halal dalam mengoptimalkan efisiensi manajemen, memetakan kendala utama yang menghambat proses tersebut, serta merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif bagi industri halal domestik. Melalui metode studi kepustakaan (library research), data dikumpulkan dan dianalisis secara mendalam dari berbagai literatur tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi menawarkan peluang besar dalam mempercepat layanan administrasi, memangkas biaya operasional bagi pelaku UMKM, serta menciptakan sistem yang transparan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Kendati demikian, penerapannya masih membentur sejumlah tantangan, seperti tumpang tindih regulasi antarlembaga, ketimpangan infrastruktur teknologi di daerah, rendahnya literasi digital pelaku usaha, dan ancaman keamanan siber. Oleh karena itu, diperlukan strategi integratif yang mencakup penyelarasan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerataan jaringan digital, perluasan akses modal syariah, serta pengetatan pengawasan digital. Kolaborasi sinergis ini diharapkan mampu memperkokoh ekosistem industri halal nasional demi mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia</p> Aprilia Putri Dewi Setyarini, Afifah Aulia Nisa, Eka Ayu Putri Violita, Nuril Nabillah Amelia Putri, Amalia Nuril Hidayati Copyright (c) 2026 Aprilia Putri Dewi Setyarini, Afifah Aulia Nisa, Eka Ayu Putri Violita, Nuril Nabillah Amelia Putri, Amalia Nuril Hidayati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1096 Thu, 18 Jun 2026 00:00:00 +0700 GREEN SKILL FOR WOMEN MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK BERSAMA MUSLIMAT NU KOTA METRO https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1080 <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan ramah lingkungan (green skill) bagi perempuan melalui pelatihan budidaya sayuran hidroponik pada komunitas Muslimat NU Kota Metro. Program ini menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi. Tahap awal dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan potensi dan kebutuhan peserta, kemudian dilanjutkan dengan perancangan pelatihan secara kolaboratif yang mengintegrasikan teori dan praktik hidroponik sederhana, seperti sistem Wick dan NFT. Pelatihan mencakup pembuatan instalasi, penanaman, pengelolaan nutrisi, serta pendampingan kewirausahaan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya hidroponik, serta tumbuhnya motivasi berwirausaha dan kesadaran lingkungan. Program ini juga berhasil membentuk kelompok perempuan produktif “Green Women NU Metro” sebagai wadah keberlanjutan kegiatan. Secara akademik, kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan model pemberdayaan perempuan berbasis keterampilan hijau serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya kesetaraan gender, ekonomi hijau, dan ketahanan pangan perkotaan.</p> Nur Alfi Khotamin, Wiwik Damayanti, Didik Kusno Aji, Muhammad Anjas, Imam Syafi’I Copyright (c) 2026 Nur Alfi Khotamin, Wiwik Damayanti, Didik Kusno Aji, Muhammad Anjas, Imam Syafi’I https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1080 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0700 Internalisasi Nilai Tauhid Sejak Dini: Studi Terhadap Nasihat Luqman dalam Surah Luqman ayat 13 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1066 <p>Perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan arus globalisasi memberikan dampak signifikan terhadap pembentukan karakter anak, khususnya dalam aspek keagamaan. Kondisi ini menuntut adanya upaya penanaman nilai tauhid sejak dini sebagai fondasi utama dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai tauhid pada anak usia dini dalam perspektif tafsir Surah Luqman ayat 13. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap berbagai sumber seperti Al-Qur’an, kitab tafsir, dan literatur pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Surah Luqman ayat 13 mengandung prinsip-prinsip penting dalam pendidikan tauhid, yaitu penanaman akidah sejak dini, penggunaan metode nasihat yang lembut dan penuh kasih sayang, serta peran sentral orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga. Internalisasi nilai tauhid tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memerlukan proses berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, nilai tauhid memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi tantangan era kontemporer, seperti pengaruh negatif teknologi dan krisis moral. Oleh karena itu, pendidikan tauhid sejak dini menjadi kunci dalam membentuk karakter anak yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki ketahanan spiritual.</p> Farhanah Farhanah, Khalisa Nurul Fitri Arfan, Hidayatullah Ismail Copyright (c) 2026 Farhanah Farhanah, Khalisa Nurul Fitri Arfan, Hidayatullah Ismail https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1066 Wed, 03 Jun 2026 00:00:00 +0700 PENDIDIKAN ISLAM DAN ISU TRANSNASIONALISME https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1093 <p>Fenomena transnasionalisme Islam adalah salah satu konsekuensi dari globalisasi dan kemajuan dalam teknologi informasi yang memungkinkan penyebaran ide, pemikiran, serta gerakan keagamaan melewati batas negara. Fenomena ini memberikan dampak yang besar terhadap kemajuan pendidikan Islam di Indonesia, baik dalam bentuk peluang maupun tantangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi pendidikan Islam dalam menghadapi fenomena transnasionalisme Islam dan pengaruhnya terhadap siswa dan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang berasal dari buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, dokumen kebijakan, dan laporan penelitian yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis isi melalui langkah-langkah reduksi data, pengelompokan, analisis tematik, sintesis, dan interpretasi data. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa transnasionalisme Islam mempengaruhi cara berpikir dan pemahaman religius siswa melalui akses yang luas ke berbagai sumber informasi digital. Di samping memberikan peluang seperti peningkatan akses terhadap literatur keislaman, kerjasama akademis internasional, dan peningkatan kualitas pendidikan, fenomena ini juga membawa tantangan berupa masuknya ideologi yang dapat menimbulkan sikap eksklusif, intoleran, dan radikal. Oleh sebab itu, pendidikan Islam perlu menguatkan moderasi beragama, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta nilai-nilai kebangsaan agar siswa dapat menghadapi pengaruh global tanpa mengorbankan identitas keislaman dan kebangsaan mereka.</p> Abdul Rouf Al-Majid, Mochamad Samsul Arifin Copyright (c) 2026 Abdul Rouf Al-Majid, Mochamad Samsul Arifin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1093 Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 +0700 PENGARUH DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 KEJOBONG PURBALINGGA https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1076 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dukungan teman sebaya dalam motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat dukungan teman sebaya, (2) tingkat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, dan (3) pengaruh dukungan teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa kelas X di SMK Negeri 1 Kejobong Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 312 siswa kelas X, dengan sampel sebanyak 175 siswa yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis persentase, korelasi Pearson Product Moment, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya memperoleh persentase sebesar 60,46% dan termasuk kategori cukup baik, sedangkan motivasi belajar memperoleh persentase sebesar 82,46% dan termasuk kategori sangat baik. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0,733 dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara dukungan teman sebaya dan motivasi belajar. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 42,339 + 0,507X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan dukungan teman sebaya akan meningkatkan motivasi belajar sebesar 0,507 satuan. Hasil uji t menunjukkan bahwa t hitung (14,174) &gt; t tabel (1,973), sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan dukungan teman sebaya terhadap motivasi belajar. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,537 menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya memberikan pengaruh sebesar 53,7% terhadap motivasi belajar, sedangkan 46,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi dukungan teman sebaya, semakin tinggi pula motivasi belajar siswa</p> Siti Wahyuningsih, Fatkhurrohman Fatkhurrohman , Sofan Rizqi Copyright (c) 2026 Siti Wahyuningsih, Fatkhurrohman Fatkhurrohman , Sofan Rizqi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1076 Tue, 09 Jun 2026 00:00:00 +0700 Dinamika Peer Group (Teman Sebaya) Terhadap Pembentukan Moral Remaja https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1091 <p>Kelompok teman sebaya (peer group) merupakan salah satu agen sosialisasi utama yang berperan besar dalam pembentukan moral remaja, namun kajian holistik mengenai dinamikanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan mekanisme pengaruh peer group terhadap pembentukan moral remaja, mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan arah pengaruh tersebut, serta merumuskan implikasi pedagogis bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) terhadap artikel ilmiah yang ditelusuri melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaruh peer group terhadap moral remaja terjadi melalui tiga mekanisme utama, yaitu remaja cenderung mengikuti kebiasaan kelompoknya (konformitas), meniru perilaku teman yang dianggap berpengaruh (modeling sosial), dan termotivasi oleh penerimaan atau penolakan dari anggota kelompok (reinforcement). Peer group yang konstruktif mendorong penerapan nilai moral positif seperti empati dan tanggung jawab, sedangkan peer group yang disfungsional menjadi faktor risiko perilaku menyimpang. Faktor yang memoderasi arah pengaruh tersebut meliputi kualitas hubungan orang tua dan anak, karakteristik kepribadian remaja, iklim sekolah, keterlibatan komunitas, dan pengaruh media sosial. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pendekatan kolaboratif antara keluarga, sekolah, dan komunitas dalam mengoptimalkan peran positif peer group melalui program peer mentoring, literasi digital, dan pendidikan karakter berbasis kelompok.</p> Lafinatu Asfiya, Ellen Prima Copyright (c) 2026 Lafinatu Asfiya, Ellen Prima https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1091 Sun, 14 Jun 2026 00:00:00 +0700 STRATEGI GURU PAI DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SISWA DI SMP NEGERI 3 RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1072 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an pada siswa, mengidentifikasi bentuk kesulitan yang dialami siswa, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan strategi di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI dan Budi Pekerti serta siswa kelas VII F. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan membaca Al-Qur’an yang dialami siswa meliputi kesulitan mengenal huruf hijaiyah, makharijul huruf, shifatul huruf, dan penerapan tajwid. Faktor penyebabnya terdiri dari faktor internal (kurangnya pemahaman dasar membaca Al-Qur’an, rendahnya motivasi dan rasa percaya diri, serta kurangnya latihan mandiri) dan faktor eksternal (perbedaan latar belakang kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran). Strategi yang diterapkan guru meliputi diagnosa awal kemampuan siswa, pembelajaran berdiferensiasi, pendampingan individu, peer teaching (tutor sebaya), metode drill and practice, penguatan motivasi, dan evaluasi formatif. Faktor pendukung adalah antusias dan keterlibatan aktif siswa, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu, kejenuhan siswa, dan ketidakhadiran siswa</p> Tazqia Dwi Ariva, Shobrun Jamil Copyright (c) 2026 Tazqia Dwi Ariva, Shobrun Jamil https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1072 Sat, 06 Jun 2026 00:00:00 +0700 Penerapan Model Make A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pai Materi Asmaul Husna Siswa Kelas IV https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1105 <p><em>This study was motivated by the low learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) on the topic of Asmaul Husna among fourth-grade students of SDN 13 Way Khilau, which was caused by teacher-centered learning. This study aims to improve learning outcomes in PAI on the topic of Asmaul Husna through the application of the Make a Match learning model. This research is a Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 25 fourth-grade students. Data were collected through tests, observation, and documentation, then analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques. The results show an increase in classical completeness from 40% in the pre-cycle to 64% in cycle I and 88% in cycle II, accompanied by an increase in student activeness. Thus, the application of the Make a Match model can improve PAI learning outcomes on Asmaul Husna for fourth-grade students of SDN 13 Way Khilau.</em></p> Rohma Yunita, Imam Fauzi, Muhamad Rif'an Copyright (c) 2026 Rohma Yunita, Imam Fauzi, Muhamad Rif'an https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/1105 Mon, 22 Jun 2026 00:00:00 +0700