MODEL KOLABORASI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 76 KOTA TENGAH KOTA GORONTALO
Keywords:
Kolaborasi Guru PAI dan Orang Tua, Kenakalan Peserta Didik, Pembinaan AkhlakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi antara guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan orang tua dalam menghadapi kenakalan peserta didik di SD Negeri 76 Kota Tengah Kota Gorontalo, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat kolaborasi, serta menganalisis dampaknya terhadap pembinaan akhlak dan kedisiplinan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri atas guru PAI, peserta didik, dan orang tua.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru PAI dan orang tua dilakukan melalui komunikasi intensif, penggunaan buku penghubung, kunjungan orang tua ke sekolah dan home visit, serta kerja sama dalam pembiasaan nilai-nilai keagamaan. Faktor pendukung kolaborasi meliputi kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan akhlak, keterbukaan guru, dan dukungan pihak sekolah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kesibukan orang tua, perbedaan pola asuh, serta kurangnya konsistensi dalam pembinaan di rumah. Dampak kolaborasi tersebut terlihat pada perubahan perilaku peserta didik ke arah yang lebih positif, seperti meningkatnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap guru, sikap sopan, serta kesadaran dalam melaksanakan ibadah. Dengan demikian, kolaborasi antara guru PAI dan orang tua memiliki peran penting dalam menanggulangi kenakalan peserta didik dan membentuk akhlakul karimah di lingkungan sekolah dasar
References
Ana Maulida and Rini Rahman, ‘Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanggulangi Kenakalan Peserta Didik’, 2.1 (2022), 14–28.
Anggi Septia Nugroho and others, ‘Kolaborasi Orang Tua Dan Guru Pai Dalam Membentuk Akhlak Peserta Didik’, Ta’lim, 1.1 (2019), 1–10 <https://doi.org/10.36269/tlm.v1i1.80>.
Danang Pamungkas, Imam Makruf, and Uin Raden Mas Said Surakarta, ‘Pengaruh Antara Pendidikan Orang Tua Dan Tipe Kepribadian Anak Dengan Perilaku Bullying Di Sekolah’, Cendekia, 15.2 (2021), 232–44 <https://doi.org/10.30957/cendekia.v15i2.700.Pengaruh>.
Dauri Aziz, ‘E-ISSN’, 2024, 40–53.
M MEILANTI, ‘Guru Pendidikan Agama Islam Dan Orang Tua Dalam Membentuk KedisiplinanIbadahSalatPesertaDidikSelamaMasaPandemi…’,2022<http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/5130/1/MEILANTI.pdf.
Pelawi j tyson, Idris, and Is M Fadhlan, “Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Dini (Dibawah Umur),” Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan 9, no. Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 (2021): 562–566.
S D N Mataram, I Nyoman Karma, and Iva Nurmawanti, ‘PENDAMPINGAN KOLABORASI GURU DAN ORANGTUA BERBASIS EXPRIENTIAL LEARNING MENGATASI PERMASALAHAN SISWA’, 7 (2023), 1336–40.
Sariah Afia and Lina Revilla Malik, ‘Kolaborasi Antara Orang Tua Dan Guru Dalam Model Pengasuhan Berbasis Pendidikan Di PAUD’, 9.1 (2024), 65–74.
Wulan Sari and Firda Ayu Wahyuni, ‘Efektivitas Buku Penghubung Sebagai Sarana Komunikasi Guru Dan Orang Tua Tentang Perkembangan Ibadah Anak’, 1.2 (2021).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riana Ramadani, Munirah, Rakhmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





