PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI RESPONSIF BUDAYA LOKAL: EVALUASI IMPLEMENTASI DAN STRATEGI INOVASI

Authors

  • Danang Nur Wahid Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Nurul Huda, Palembang, Indonesia
  • Eka Novri Istiqonaah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Nurul Huda, Palembang, Indonesia
  • Marlina Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Nurul Huda, Palembang, Indonesia

Keywords:

Pendidikan Agama Islam (PAI), Studi Kasus, Identitas Budaya

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi bagaimana kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat diadaptasi agar sesuai dengan beragam latar belakang budaya, sehingga membuat pengajaran agama lebih relevan. Penelitian ini mengamati bagaimana kearifan lokal diterapkan di sekolah- sekolah tertentu, menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa memasukkan nilai-nilai budaya lokal ke dalam PAI meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat identitas budaya, dan memperdalam pertumbuhan spiritual. Namun, ada beberapa masalah seperti sumber daya yang terbatas, resistensi guru, dan kurangnya pedoman yang jelas. Penelitian ini menyarankan solusi seperti pelatihan guru yang berfokus pada budaya, kemitraan dengan tokoh masyarakat setempat, dan pembuatan materi pembelajaran yang sesuai dengan konteks lokal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti perlunya kurikulum PAI yang adaptif dan transformatif, yang mengembangkan individu yang saleh secara agama dan terhubung dengan nilai-nilai lokal mereka sambil tetap memiliki kesadaran global.

References

A. Muhaimin. (2012). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Alwasilah, A. C., Suryadi, K., & Karyono, T. (2009). Etnopedagogi: Landasan praktek pendidikan dan pendidikan guru. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Banks, J. A. (2004). Multicultural education: Historical development, dimensions, and practice. . . In J. A. Banks & C. A. M. Banks (Eds.), Handbook of Research on Multicultural Education (Pp. 3-29). San Francisco: Jossey-Bass.

Darling-Hammond, L. (2017). Teacher education around the world: What can we learn from international practice? European Journal of Teacher Education, 40(3), 291-309. Https://Doi.Org/10.1080/02619768.2017.1315399.

Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships in teachers’ professional work. Journal of Education for Teaching, 44(3), 397-406. Https://Doi.Org/10.1080/02607476.2018.1465669.

Fahruddin, F. (2014). Implementasi kebijakan kurikulum PAI di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 145-164. Https://Doi.Org/10.14421/Jpi.2014.31.145-164.

Hidayat, R. (2019). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran PAI di sekolah menengah. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 67-82. Https://Doi.Org/10.34001/Tarbawi.V16i1.984.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Larmer, J., & Mergendoller, J. R. (2010). Seven essentials for project-based learning. Educational Leadership, 68(1), 34-37.

Majid, A. (2014). Penilaian autentik proses dan hasil belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mujib, M. (2017). Pengembangan kurikulum PAI berbasis kearifan lokal. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 12(2), 293-316. Https://Doi.Org/10.21043/Edukasia.V12i2.2476.

Munawar, I. (2018). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Kependidikan, 6(2), 212-228. Https://Doi.Org/10.24090/Jk.V6i2.2162.

Nata, A. (2016). Inovasi pendidikan Islam. Sanad: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 143-162. Https://Doi.Org/10.15575/Jpi.V2i2.791.

Suyanto, S. (2013). Pengembangan sumber belajar PAI berbasis kearifan lokal. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 88-102. Https://Doi.Org/10.17509/Jpp.V14i1.3250.

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik kritis: Perkembangan, substansi, dan perkembangannya di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Zarkasyi, H. F. (2008). Liberalisasi pemikiran Islam: Gerakan bersama missionaris, orientalis dan kolonialis. Islamia: Jurnal Pemikiran Islam, 2(4), 23-37.

Downloads

Published

2026-01-05