MEMBANGUN EKONOMI INKLUSIF MELALUI GREEN ISLAMIC FINANCE: PELUANG,TANTANGAN DAN REKOMENDASI
Keywords:
Green islamic finance, peluang, tantangan rekomendasi membangun ekonomi inklusifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang, tantangan, dan rekomendasi dalam membangun ekonomi inklusif melalui Green Islamic Finance di Indonesia, dengan fokus pada integrasi prinsip-prinsip keuangan syariah yang ramah lingkungan. Green Islamic Finance menunjukkan potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun dihadapkan pada berbagai tantangan yang dapat menghambat implementasinya. Data yang digunakan sebagai dasar analisis adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari temuan beberapa jurnal ilmiah, dan laporan resmi dari lembaga keuangan syariah terkait yang relevan dengan topik kajian ini. Temuan pada artikel ini menunjukkan bahwa Green Islamic Finance memiliki peluang signifikan dalam membangun ekonomi inklusif, didukung oleh regulasi yang semakin mendukung, inovasi produk keuangan syariah yang ramah lingkungan, serta kesadaran masyarakat Muslim terhadap isu-isu keberlanjutan. Namun demikian, terdapat tantangan utama seperti tingkat literasi keuangan syariah yang masih rendah, regulasi yang tidak jelas atau belum komprehensif, minimnya sosialisasi Green Sukuk. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan edukasi, penguatan regulasi, serta pengembangan model bisnis yang inovatif untuk mengoptimalkan potensi Green Islamic Finance dalam mencapai ekonomi inklusif dan berkelanjutan
References
Otoritas Jasa Keuangan. 2022. Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Diakses dari: https://www.ojk.go.id
OECD (2020), OECD Business and Finance Outlook 2020: Sustainable and Resilient Finance, OECD Publishing, Paris. Diakses dari https://doi.org/10.1787/eb61fd29-en
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Sustainable Finance Information Hub (SFIH). Diakses dari https://ojk.go.id/keuanganberkelanjutan
Idris, H. A. (2016). Pengantar ekonomi sumber daya manusia. Deepublish.
Permana, M. (2021). Degradasi Lingkungan: Pendekatan Kajian Pembangunan yang Berkelanjutan. Nas Media Pustaka.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2017). Green bonds: Mobilising the debt capital markets for a low-carbon transition. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264271073-en
Höhne, N.; Khosla, S.; Fekete, H.; Gilbert, A. Pemetaan Keuangan Hijau yang Dilaksanakan oleh Anggota IDFC pada Tahun 2011 ; Ecofys: Utrecht, Belanda, 2012. [Google Schoolar]
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (n.d.). Implementasi Green Finance. Direktorat Jenderal Perbendaharaan – KPPN Watampone.
Diakses dari https://djpb.kemenkeu.go.id/kppn/watampone/id/profil/189-berita/3656-implementasi-green-finance.html
Sari, R. N. I. (2017). Shariah Enterprise Theory sebagai Alat Analisis. Pengimplementasian Corporate Social Responsibility (Tesis). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Sugiarto, I. (2025). Pengantar Ekonomi Islam. CV. Intake Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=bM9IEQAAQBAJ&redir_esc=y
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia 2022: Pemberdayaan Ekosistem Ekonomi Syariah dan Digitalisasi untuk Penguatan Keuangan Syariah dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional. Departemen Perbankan Syariah, OJK. Diakses dari www.ojk.go.id
Anik, I. E. P., 2017. Pengembangan Instrumen Sukuk Dalam Medukung Pembangunan Infratruktur. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 3(03), pp. 173-180.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024. OJK Diakses dari https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Documents/Pages/Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-(SNLIK)-2024/Survei%20Nasional%20Literasi%20dan%20Inklusi%20Keuangan%20(SNLIK)%202024.pdf
Siswantoro, D. (2018). Performance of Indonesian green sukuk (Islamic bond): A sovereign bond comparison analysis, climate change concerns? IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 200
World Bank Group. (2019). Islamic Green Finance: Development, Ecosystem and Prospects. Securities Commission Malaysia. Diakses dari https://documents1.worldbank.org/curated/en/591721554824346344/pdf/Islamic-Green-Finance-Development-Ecosystem-and-Prospects.pdf
Mariana, Kukuh Tondoyekti, & Fachrozi. (2024). Ekonomi Hijau dan Bisnis Syariah:Mempromosikan Bisnis Yang Berkelanjutan dan Bertanggung Jawab. Jurnal EkonomiBisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma), 4(2), 873–882. https://doi.org/10.47709/jebma.v4i2.4071
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Reza Alfinandia Apridianty, Galih Wahyu Adi Nugroho, Tsabitatul Mudhawamah, Hudan Asyary, Amalia Nuril Hidayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





