PARADIGMA KEILMUAN UIN K.H ABDURRAHMAN WAHID

Authors

  • Khabibatus Syufiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan, Indonesia
  • Mustika Dahlia Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan, Indonesia
  • Mar’atus Solehka Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan, Indonesia
  • Arditya Prayogi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan, Indonesia

Keywords:

Harmonisasi ilmu, Paradigma keilmuan, Integrasi sains dan agama

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi untuk memperkuat epistemologi keilmuan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). khususnya dalam konteks harmonisasi ilmu yang ditandai oleh pemisahan antara ilmu agama dan sains di era modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki paradigma keilmuan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, yang berpusat pada gagasan bahwa harmonisasi ilmu adalah upaya untuk mengintegrasikan sains dan agama. Studi ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dalam penelitian lembaga pustaka dan menganalisis isi literatur, dokumen institusional, dan kajian akademik yang berkaitan dengan pengembangan paradigma integratif di perguruan tinggi Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa paradigma harmonisasi ilmu di UIN GusDur berakar pada prinsip tauhid, yang menempatkan seluruh disiplin ilmu sebagai kesatuan epistemologis yang bersumber dari Allah SWT. Harmonisasi ini dimaksudkan secara ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk menghasilkan lulusan yang unggul, moderat, humanis, dan sensitif terhadap moral dan sosial. Di UIN GusDur, paradigma harmonisasi keilmuan berfungsi sebagai kerangka konseptual dan pijakan praktis untuk kemajuan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan harmonisasi ilmu secara komprehensif untuk menjawab tantangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat kontemporer.

References

Adinugraha, H., Ahmad, M., & Surur, A. (2023). Strategi Harmonisasi Ilmu Modern Dan Ilmu Modern Dan Ilmu Agama Di Lingkungan Universitas Negeri K.H Aburrahman Wahid Pekalongan. https://doi.org/https://doi.org/10.31969/pusaka.v11i2.1239

Amaliyah, A. (2016). PERKEMBANGAN PARADIGMA ILMU MENURUT TINJAUAN TEORI THOMAS KHUN. 15, no 2, 407–421.

Asfi, M. (2017). Metodoloi Penelitian Kualitatif: Paradima, Metode, Dan Aplikasi.

Fauzi, M., Hadiansah, Musthafa, I., & Roendi, A. (2024). Harmonisasi Konsep Psikologi Islam dan Barat: Suatu Perbandingan Dalam Implementasi Pendidikan Islam. 10(1), 107–114.

Hidayat, F. (2015). Pengembangan Paradigma Integrasi Ilmu : Harmonisasi Islam dan Sains dalam Pendidikan. IV.

Jaeni, M., & Kusumawati, dyah rahadian. (2022). Model Pembelajran Berbasis Harmonisasi Ilmu Dalam Pandangan Filosofis-Pedagogis (M. Nasrudin (ed.); cetakan ke).

Jauzaa, N. A.-Z., & Ibrahim, R. (2025). Integrasi Keilmuan Perspektif M. Amin Abdullah (Pendekatan Integratif-Interkonektif). AL-AFKAR:Journal for Islamic Studies, 8(1), 298–306. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i1.1023.Scientific

Muvid, M. B. (2022). Harmonisasi Islam: Merajut Kesalehan Spiritual Dan Sosial. Pustaka Diniyah.

Nasser, A. A., Arifudin, O., Barlian, U. C., & Sauri, S. (2021). SIstem Penerimaan Siswa Baru Berbasis Web Dalam Meningkatkan Mutu Siswa Di Era Pandemi Asep. 7(1), 100–109.

Sholehuddin, M. S., Munjin, & Adinugraha, H. H. (2021). Islamic T radition And Religious Culture in Halal T ourism : Empirical Evidence from Indonesia. 79–100. https://doi.org/10.24090/ibda.v19i1.4470

Downloads

Published

2025-12-13