Integrasi Ilmu-Ilmu Keislaman dalam Perspektif M. Amin Abdullah
Keywords:
Pendidikan Islam, Pengetahuan Umum, KeislamanAbstract
Artikel ini membahas tentang konflik antara pendidikan islam dan pendidikan umum dalam kehidupan umat beragama. Fenomena di mana umat beragama memandang kemajuan ilmu pengetahuan sebagai yang dapat menghancurkan monument keagamaan jika disatukan dalam pendidikan islam, juga berpendapat bahwa pendidikan islam hanya akan menghambat kemajuan. Atas dasar itulah M Amin Abdullah menjelaskan konsep mengenai pendekatan integrasi dan koneksi dalam konstruksi keilmuan. Ia menyimpulkan bahwa disiplin ilmu bukan hanya sekedar sikap satu kesatuan (kesombongan ilmiah : perasaan bahwa hanya satu yang benar ), suatu kesatuan yang terisolasi (disiplin ilmu yang berbeda mempunyai “isolasi” dan tidak terjangkau). Melainkan mencapai kesatuan jaringan (masing-masing disiplin ilmu saling bekerjasama dan bersedia.
References
Hendri Juhana, Nanat Fatah Natsir, E. H. (2022). Integrasi Ilmu M. Amin Abdullah dan Kuntowijoyo. 5, 192–200.
Muhaini. (2020). Meretas Konflik Sains Dan Agama (Dalam Perspektif Amin Abdullah dan Ian G. Barbour). 13, 95–111.
Nusi, A. (2020). Dikotomi Pendidikan Islam Dan Umum: Telaah Pemikiran Integrasi-Interkoneksi M. Amin Abdullah. 16, 27–40.
Siregar, P. (2014). Integrasi ilmu-ilmu keislaman dalam perspektif m. amin abdullah. 335–354.
Yulanda, A. (2019). Epistemologi keilmuan integratif- interkonektif m. amin abdullah dan implementasinya dalam keilmuan islam. 18(1), 79–104.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Yudha Maulidandi Saputra, Ahmad Raihan Wildan, Rizki Amrillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





