IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM KEGIATAN KOKURIKULER DI SMK N 1 WONOSOBO

Authors

  • Septiani Muslim Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • Miming Hidayaturrohmah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • M. Ulul ‘Azmi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • Azzah Nur Laili Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • Amliur Rohmah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • Latifah Munawaroh Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • Nurul Hikmah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • M. Khasbi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia
  • Noor Aziz Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur'an, Wonosobo, Indonesia

Keywords:

moderasi beragama, kegiatan kokurikuler, membuat tumpeng, toleransi, budaya lokal

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan nilai-nilai moderasi beragama dalam lingkungan pendidikan melalui kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kegiatan kokurikuler membuat tumpeng di SMK N 1 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi selama kegiatan kokurikuler berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membuat tumpeng dilaksanakan secara berkelompok melalui pembagian tugas dan tanggung jawab kepada peserta didik. Dalam proses tersebut, terlihat adanya nilai-nilai moderasi beragama berupa toleransi, kerja sama, musyawarah, dan tanggung jawab. Peserta didik belajar menghargai perbedaan kemampuan dan pendapat, berkomunikasi dalam menyelesaikan pekerjaan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Selain itu, kegiatan membuat tumpeng juga menjadi sarana pengenalan dan pelestarian budaya lokal karena tumpeng merupakan bagian dari tradisi masyarakat Jawa. Dengan demikian, kegiatan kokurikuler membuat tumpeng tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan hasil kegiatan, tetapi juga dapat menjadi media penguatan karakter dan implementasi nilai-nilai moderasi beragama melalui pengalaman langsung peserta didik

References

Anggi Putri Utami (2023),“Analisis Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kegiatan Ekstrakurikuler,” Jurnal PAI Raden Fatah, vol. 5, no. 4.

Arum Rizqi Aprilia, Ahmad Zuhdi, and Salis Irvan Fuadi, (2025)“Pendidikan Toleransi Beragama di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Wonosobo,” IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 3, no. 3.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, “Moderasi Beragama di Sekolah Ajarkan Toleransi Beragama bagi Pelajar,.

Fitri Hana Arlita, Elvia Nadiyah, and Nurul Mubin, (2024)“Analisis Konflik Agama di SMK N 1 Wonosobo: Bagaimana Perbedaan Agama di Sekolah Menimbulkan Masalah dan Cara Mengatasinya,” Journal Sains Student Research, vol. 2, no. 6.

Kementerian Agama Republik Indonesia, Moderasi Beragama (Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI)

Kementerian Agama Republik Indonesia, Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-Nilai Islam (Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam)

Muslih (2024),“Religious Moderation in Primary Education: Experiences of Teachers in Indonesia and Malaysia,” Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 21, no. 2, pp. 477–491.

Ni Putu Megapertiwi, Ni Komang Sutriyanti, and I Gede Dedy Diana Putra, “Implementasi Kegiatan Kokurikuler dalam Penguatan Moderasi Beragama di SMA SLUA Saraswati 1 Denpasar,” Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, vol. 4, no. 4, 2026, pp. 2974–2979.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, Edy. (2019). “Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan.” Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323–348.

Akhmadi, Agus. (2019). “Moderasi Beragama dalam Keragaman Indonesia.” Jurnal Diklat Keagamaan, 13(2), 45–55.

Hefni, Wildani. (2020). “Moderasi Beragama dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.” Jurnal Bimas Islam, 13(1), 1–22.

Downloads

Published

2026-08-24

Issue

Section

Articles