Representasi Identitas Budaya Lokal dan Ideologi Linguistik dalam Buku Teks Bahasa Arab Perguruan Tinggi
Keywords:
buku teks bahasa Arab, identitas budaya lokal, ideologi linguistik, analisis wacana kritis, elitian kepustakaanAbstract
Buku teks bahasa Arab di perguruan tinggi sejatinya bukan sekadar instrumen transfer linguistik, melainkan juga medium transmisi ideologi dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis wujud representasi identitas budaya lokal serta membongkar ideologi linguistik yang terinternalisasi di dalam materi ajar tersebut. Kajian ini menggunakan desain penelitian kepustakaan murni dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap berbagai buku teks yang lazim digunakan di perguruan tinggi Indonesia. Analisis data mengadopsi kerangka Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough yang membedah dimensi tekstual, praktik kewacanaan, dan praktik sosiokultural. Hasil penelitian menemukan adanya pola marginalisasi yang signifikan terhadap identitas budaya lokal Nusantara, baik secara tekstual maupun visual. Materi ajar terbukti masih didominasi oleh unsur sosiokultural Timur Tengah yang berpusat pada bias Arab-sentris. Penelusuran lebih lanjut menyingkap adanya hegemoni ideologi purisme linguistik yang memosisikan bahasa dan budaya lokal secara hierarkis lebih rendah dibandingkan bahasa target. Fenomena ini merepresentasikan bentuk imperialisme linguistik yang berpotensi mengikis ketahanan budaya mahasiswa. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya dekonstruksi wacana dan transformasi paradigma dalam penyusunan bahan ajar. Integrasi nilai-nilai kearifan lokal mutlak diperlukan guna menciptakan keseimbangan representasi identitas serta mendukung pembentukan karakter kebangsaan pembelajar di era globalisasi.
References
Al-Batal, M. (2019). Arabic as one language: Integrating dialect in the Arabic language curriculum. Georgetown University Press.
Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Harvard University Press.
Canagarajah, A. S. (2019). Resisting linguistic imperialism in English teaching. Oxford University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fairclough, N. (2015). Language and power (3rd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315838250
Fauzi, A., & Irfan, M. (2022). Cultural representations in foreign language textbooks: A systematic review. Journal of Language and Linguistic Studies, 18(1), 120-135. https://doi.org/10.52462/jlls.120
Hassan, M., & Rahman, A. (2020). Integrating local culture in Arabic language teaching materials for Indonesian students. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 10(2), 250-261. https://doi.org/10.17509/ijal.v10i2.28612
Mahmudah, S. (2021). Ideologi linguistik dalam buku teks bahasa Arab di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 8(1), 45-62. https://doi.org/10.15408/a.v8i1.18567
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mukhlishin, A., & Muda, A. P. (2024). Peran guru bimbingan konseling dalam mengatasi tantangan siswa: Studi layanan dan kegiatan konseling di SMP N 6 Metro. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 1–22. https://doi.org/10.58577/dimar.v5i02.173
Mukhlishin, A., Nafisah, J., Muslih, M., Damaro, A. A., Negara, D. S., Monita, T., & Duri, A. (2024). Transformasi keagamaan dan sosial dalam komunitas Ṭarīqah Qādiriyyah Naqshabandiyyah di Purwosari, Lampung Tengah. Bulletin of Indonesian Islamic Studies, 3(2), 134-142. https://doi.org/10.51214/biis.v3i2.1432
Nafisah, J., Astina, C., & Rahman, R. A. (2023). Semantic mapping strategy dan progres pemahaman qawaid bahasa Arab di Pondok Pesantren Mamba'ul Falah Kudus. Al-Jawhar: Journal of Arabic Language, 1(1), 1-15. https://doi.org/10.69493/ajoal.v1i1.11
Nafisah, J., Koderi, Akmansyah, Erlina, & Mukhlishin, A. (2023). Development of nahwu learning module for students of Madrasah Diniyah Wali Songo Sukajadi Lampung. Mantiqu Tayr: Journal of Arabic Language, 3(2), 90–101. https://doi.org/10.25217/mantiqutayr.v3i2.3361
Pennycook, A. (2021). The cultural politics of English as an international language. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003180289
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syihabuddin, S. (2022). Social semiotics and cultural identity in Islamic boarding school Arabic textbooks. Journal of Arabic Sociolinguistics, 4(1), 33-51. https://doi.org/10.1080/jas.2022.0123
Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and power. Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-1-137-07299-3
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Zidan, A. (2021). Contextual adaptation strategies in Arabic textbooks for non-native speakers. Foreign Language Annals, 54(3), 600-618. https://doi.org/10.1111/flan.12520
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jauharotun Nafisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





