PAWON SEBAGAI RUANG SOSIAL: NILAI KEBERSAMAAN DAN SOLIDARITAS MASYARAKAT DIENG
Keywords:
pawon, ruang sosial, solidaritas, kearifan lokal, masyarakat DiengAbstract
Artikel ini mengkaji fungsi pawon (dapur tradisional Jawa) sebagai ruang sosial yang menjadi arena interaksi, kebersamaan, dan solidaritas masyarakat Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-etnografis, penelitian ini menggali dimensi sosial, budaya, dan simbolik dari pawon dalam kehidupan komunitas pegunungan Dieng. Temuan menunjukkan bahwa pawon bukan sekadar ruang produksi pangan, melainkan wahana perekat sosial yang di dalamnya terjadi proses transmisi nilai, penguatan gotong royong, dan reproduksi identitas budaya lokal. Tradisi rewang, musyawarah informal, serta ritual masak-memasak bersama yang berlangsung di pawon mempertegas eksistensi solidaritas organis dalam masyarakat Dieng. Di tengah arus modernisasi yang kian deras, pawon menghadapi ancaman marjinalisasi fungsi yang berimplikasi pada melemahnya kohesi sosial. Artikel ini berkontribusi pada diskursus kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan budaya komunitas
References
Purnamasari, A., & Ribawati, E. (2025). TRADISI REWANG SEBAGAI KEARIFAN LOKAL JAWA DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS SOSIAL DAN BUDAYA: KAJIAN LITERATUR. 1(2).
Yulianto, J. E., Swastika, G. L. D., & Kiling, I. Y. (2024). How inter-ethnic relations are reproduced through everyday social practices: A perspective from the Javanese nasi pecel vendors in Mataraman cities. Heliyon, 10(10), e30843. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e30843
Nusantara Institute. (2024). Etno-Arsitektur Jawa: Makna Filosofis dan Sosial Pa-awu-an (Pawon). Nusantara Institute Research Report.
Damariotimes. (2025). Filosofi Pawon: Mengulik Jantung Rumah Tradisional Jawa. Damariotimes E-Journal & Media Culture.
Suara Muhammadiyah. (2025). Lima Makna Filosofis Pawon dalam Tradisi Masyarakat Jawa. Suara Muhammadiyah Online.
Rahmat, & Suhaeb, F. W. (2023). Sosiologi Klasik: Dari Comte hingga Durkheim. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Siswanti, T. (2022). Teori Sosiologi dan Aplikasinya dalam Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Pustaka Utama.
Kurnia, R., dkk. (2023). Revitalisasi Nilai Gotong Royong dalam Masyarakat Modern. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 45–56.
Serungke, M., dkk. (2023). Modal Sosial dan Kohesi Komunitas dalam Tradisi Lokal. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2), 112–125.
Firmando, A. H. (2022). Kearifan Lokal sebagai Fondasi Ketahanan Sosial Masyarakat Komunal. Jurnal Sosiologi Nusantara, 8(2), 89–102.
Winarsih, S. (2023). Peran Perempuan dalam Tradisi Rewang dan Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal Studi Gender dan Anak, 10(1), 33–46.
Yin, R. K. (2022). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.
Liputan6. (2025, Januari 15). Pesona Pawon Dieng, Ruang Ketiga yang Menghangatkan Jiwa dan Sosial Masyarakat. Liputan6.com.
Tuturpedia. (2024). Tantangan Generasi Muda Dieng dalam Merawat Tradisi Rewang dan Budaya Komunal. Tuturpedia Media.
Syarifuddin, A., dkk. (2022). Tradisi Rewang dan Jaring Pengaman Sosial Informal di Pedesaan. Jurnal Budaya dan Masyarakat, 5(3), 201–215.
Desa Palebon. (2023). Menjaga Tradisi Rewang di Era Modernisasi. Website Resmi Desa Palebon.
Kabar Jawa. (2025). Kehangatan Pawon Dieng dan Nilai Kebersamaan yang Tak Lekang oleh Waktu. Kabar Jawa Online.
Food and Diaspora Study. (2024). Traditional Culinary Practices and Cultural Cohesion among Javanese Diaspora in Malaysia. Journal of Southeast Asian Cultural Heritage, 12(3), 145–159.
ResearchGate. (2023). Karakteristik Sosio-Budaya dan Ikatan Solidaritas Masyarakat Dataran Tinggi Dieng. ResearchGate Preprints.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kayma Devinta Putri, Jihan Choiriyah, Muhammad Asywaq Abdillah, Ahmad Khoiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





