Kontekstualisasi Ucapan Salam Kepada Non-Muslim: Kajian Hadis dan Implikasinya dalam Komunikasi Lintas Agama di Era Kontemporer

Authors

  • Hasan Syukur Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nasrulloh Nasrulloh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Moch Nasiruddin Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Ucapan Salam; Non-Muslim; Kontekstualisasi Hadis; Komunikasi Lintas Agama; Moderasi Beragama

Abstract

Artikel ini mengkaji hukum dan etika ucapan salam kepada non-Muslim dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW. serta implikasinya bagi komunikasi lintas agama di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari hadis-hadis sahih, kitab-kitab syarah hadis klasik, dan literatur akademik kontemporer yang relevan. Melalui analisis takhrij hadis, kajian sanad dan matan, serta pendekatan hermeneutika kontekstual, penelitian ini menemukan bahwa larangan memulai salam kepada non-Muslim yang tersurat dalam hadis riwayat Muslim memerlukan pemahaman kontekstual yang komprehensif. Ulama klasik dan kontemporer menunjukkan variasi ijtihad yang signifikan: sebagian mempertahankan larangan tekstual, sementara sebagian lain membolehkan dengan pertimbangan maslahat dan hubungan sosial. Kajian terhadap fatwa-fatwa kontemporer dan diskursus fiqh minoritas-mayoritas memperlihatkan bahwa kontroversi salam lintas agama masih menjadi perdebatan aktual hingga saat ini, sebagaimana tercermin dalam beda pandangan Majelis Ulama Indonesia dan Kementerian Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan salam alternatif yang inklusif tidak bertentangan dengan ruh ajaran Islam, bahkan sejalan dengan maqashid al-syariah dalam memelihara hubungan sosial (hifzh al-nafs dan hifzh al-din). Implikasi penelitian ini mencakup panduan praktis komunikasi Islam dalam konteks multikultural serta penguatan moderasi beragama di lembaga pendidikan Islam.

References

Aminullah, M. A. (2023). Konsep Salam Lintas Agama Dalam Prespektif Sosial dan Agama Berdasarkan Pemikiran Buya Yahya Cirebon. SALAM Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i P-ISSN:, 10(1), 211–220. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i1.26530

Arsal, & Imran, M. (2025). CONTROVERSIES OVER CROSS-RELIGIOUS GREETINGS : FATWA The religion of Islam brought by the Prophet Mu ḥ ammad SAW is the last religion of perfection for the previous religion with its main mission is ra ḥ matan lil ‘ ālamīn ( a mercy for all creation ) 1 . Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama, 05(01). https://doi.org/https://doi.org/10.32332/moderatio.v5i1.10186

Aziz, F. A., Febriyani, F., & Asshiddiqei, M. R. (2024). Analisis Nilai-nilai Dasar KeIslaman sebagai Agama Rahmatan Lilalamin. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisplin, 2(2), 758–766. https://doi.org/10.60126/maras.v2i2.271

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. SAGE Publications.

Derung, T. N., Resi, H., & X, I. P. (2023). Toleransi dalam bingkai moderasi beragama : Sebuah studi kasus pada kampung moderasi di Malang Selatan. Kurios Journal, 9(1), 52–62. https://doi.org/https://doi.org/10.30995/ kur.v9i1.723

Haq, A. Y. (2023). THE STUDY OF MISREPRESENTED HADITHS ON THE INTERNET ABOUT MUSLIM AND NON- MUSLIM RELATIONSHIPS DI INTERNET TENTANG HUBUNGAN MUSLIM DAN NON-MUSLIM. Nabawi: Journal of Hadith Studies, 4(1), 125–145. https://doi.org/https://doi.org/10.55987/nabawi

Haqqullah, W., & Harisah. (2025). Religious Moderation Villages and Interreligious Tolerance : Implementation , Successes , and Challenges in Pamekasan , Indonesia. JURNAL SOSIOLOGI AGAMA INDONESIA (JSAI), 6(1), 16–28. https://doi.org/10.22373/JSAI.V6I1.6461

Imran, M., Baba, M., Mahmud, B., & Taufani. (2021). The Command to Fight Non-Muslims Based on Hadith Perspective (The Micro and Macro Analysis Studies). Jurnal Adabiyah, 21(2).

Islam, F., & Aufa Dzakiyyah Rahmi. (2024). Konsep Moderasi Beragama pada QS . Al-Baqarah 143 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang , Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta , Indonesia ekstrimisme di tengah-tengah masyarakat dalam beragama . Diawali dengan masalah dan be. Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis Dan Filologi, 3(2), 216–235. https://doi.org/Islam, F., & Aufa Dzakiyyah Rahmi. (2024). Konsep Moderasi Beragama pada QS . Al-Baqarah 143 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang , Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta , Indonesia ekstrimisme di tengah-tengah masyarakat dalam beragama . Diawali dengan masalah dan be. Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis Dan Filologi, 3(2), 216–235.

Islamy, A. (2022). Moderasi beragama dalam ideologi pancasila. Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan, 3(1), 18–30. https://doi.org/10.53491/porosonim.v3i1.333

Madum, M., & Daimah, D. (2024). Prinsip Pendidikan Moderasi Beragama di Pesantren An-Nawawi Purworejo Pendahuluan Moderasi beragama telah menjadi bagian dari Rencana Program Jangka Menengah Nasional ( RPJMN ) 2020-2024 . 1 Program itu masih terus dikembangkan karena berfungsi sebagai so. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 13(3), 311–324. https://doi.org/10.33367/ji.v13i3.4457

Mustafidin, A. (2021). MODERASI BERAGAMA DALAM ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN KONTEKS KEINDONESIAAN. Jurnal Pendidikan Agama Islam Universitas Wahid Hasyim, 9(2), 208–218.

Najwah, N., Author, C., Street, L. A., & Yogyakarta, D. I. (2021). Gender Analysis on The Misiogynis Hadiths in Al-Kutub Al- Tis’ah. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 22(1), 205–233. https://doi.org/10.14421/qh.2021.2201-10

Nurhuda, A., Anhar, A., & Pranoto, A. H. (2025). Transformasi Fiqih Minoritas ke Fiqih Mayoritas : Studi Etika Pergaulan dengan Tetangga Non- Muslim dalam Konteks Indonesia. Sanaamul Quran : Jurnal Wawasan Keislaman, 6(2).

Pramana, M. S. A., & Noor, M. F. (2024). Kajian komparatif al- qur’an dan weda tentang moderasi beragama. Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama, 04(01). https://doi.org/https://doi.org/10.32332/moderatio.v4i1.9066

Suryadilaga, M. A. (2019). Ragam Kajian Gender dalam Jurnal Keagamaan Islam di Indonesia. Musawa, 17(2), 95–105. https://doi.org/10.14421/musawa.2018.172.95-106

Suryadilaga, M. A. (2023). Living hadis dalam tradisi sekar makam. Ar-Risalah, 13(1), 163–172.

Syihab, M. B. (2023). TELAAH KRITIS PEMIKIRAN JASSER AUDA DALAM BUKU “ MAQASID AL-SHARIAH AS PHILOSOPHY OF ISLAMIC LAW : A SYSTEMS APPROACH .” An-Nur: Jurnal Studi Islam, 15(2), 114–136.

Syukur, H., Nasrulloh, & Fachmuroji, I. (2026). Asian Journal of LIVING HADITH IN THE AGE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE : A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF THE. AJISD Journal : Asian Journal of Islamic Studies and Da’wah, 4(3), 189–204. https://doi.org/https://doi.org/10.58578/AJISD.v4i3.10228

Syukur, H., Saputra, P., Yahya, A., & Ch, M. (2024). Studi Agama Melalui Pendekatan Sosiokultural : Implementasi Toleransi Beragama dalam Tradisi Upacara Seren Taun. Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 10(2), 939–950. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v10i2.859

Downloads

Published

2026-06-20

Issue

Section

Articles