SOSIOLOGI BUDAYA PRESTASI DI PESANTREN: STUDI KONSTRUKSI PRESTASI DAN POLA APRESIASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN NUURURROHMAN SIRAU KEMRANJEN BANYUMAS

Authors

  • Rausyan Fikri Rabbani Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Muh. Hanif Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Keywords:

budaya prestasi, pesantren, legitimasi sosial, kapital simbolik, tekanan moral

Abstract

Prestasi di lingkungan pesantren tidak sekadar dipahami sebagai keberhasilan memenangkan perlombaan, melainkan juga berkaitan dengan pembentukan citra lembaga, pengakuan sosial, serta posisi pesantren di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola budaya prestasi yang berkembang di Pondok Pesantren Nuururrohman Sirau Kemranjen Banyumas, bentuk penghargaan terhadap santri berprestasi, dan tekanan moral yang muncul dalam proses mempertahankan reputasi pondok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan memanfaatkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga validitas penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa budaya prestasi di Pondok Pesantren Nuururrohman dibangun melalui keterlibatan santri dalam kegiatan religius maupun sosial seperti Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK), lomba hadroh, serta karnaval Hari Santri. Prestasi dipandang sebagai media penguatan identitas pesantren sekaligus sarana memperoleh kepercayaan masyarakat. Selain itu, santri mengalami dorongan moral kolektif untuk menjaga nama baik pondok melalui capaian yang diperoleh. Bentuk apresiasi yang diberikan pondok berupa pengakuan simbolik, pujian dari pengurus, hingga pemberian uang saku kepada santri yang memperoleh prestasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya prestasi pesantren dibentuk melalui relasi antara kapital simbolik, legitimasi sosial, dan kultur kolektif yang berkembang dalam kehidupan pesantren.

References

Aditama, H., & Hanif, M. (2025). Manajemen strategik dalam pengembangan prestasi non-akademik pada lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(6), 7.

Aola, I., & Hanif, M. (2025). Manajemen kesan melalui prestasi sekolah SDN Kemakmuran 1 Songgom Brebes: Kajian dramaturgi terhadap branding lembaga pendidikan. Da’watuna, 5(1), 30–38.

Ballantine, J., Stuber, J., & Everitt, J. (2021). The sociology of education: A systematic analysis. Routledge.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. Cambridge University Press.

Denscombe, M. (2021). The good research guide: Research methods for small-scale social research projects. McGraw-Hill Education.

Hanif, M. (2023). Parenting patterns of children and family functions in social capital perspective. International Journal of Social Science and Religion (IJSSR), 209–234.

Hanif, M., & Efendi, A. (2024). Adapting to challenges: The development of Islamic senior high schools in Indonesia during the COVID-19 pandemic. International Journal of Social Science and Religion (IJSSR), 355–374.

Marjuki, Hanif, M., & Siminto. (2024). The role of social support in enhancing motivation and psychological well-being of students. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 1974–1987.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE.

Ritzer, G., & Stepnisky, J. (2021). Modern sociological theory. SAGE

Downloads

Published

2026-06-13

Issue

Section

Articles