Metode Pengajaran Rasulullah SAW dalam Menstimulasi Berpikir Kritis: Analisis Hadis Tarbawi dan Relevansinya bagi Generasi Digital Native
Keywords:
Metode Pengajaran Rasulullah, berpikir kritis, digital nativeAbstract
Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan pada era digital, terutama bagi generasi yang tumbuh bersama teknologi dan arus informasi yang sangat cepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode pengajaran Rasulullah SAW dalam hadis-hadis tarbawi yang berpotensi menstimulasi pemikiran kritis serta mengkaji relevansinya bagi generasi digital native. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh dari hadis-hadis tarbawi dan berbagai sumber yang membahas pendidikan Islam, pemikiran kritis, serta karakteristik digital native . Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tanya jawab, perumamaan ( amtsal ), dan refleksi mengandung prinsip-prinsip pedagogis yang mendorong aktivitas interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi, dan refleksi. Metode ketiga tersebut tidak hanya berperan dalam penyampaian ajaran, tetapi juga mendukung pengembangan kemampuan berpikir peserta didik secara aktif dan kontekstual. Penelitian menunjukkan bahwa prinsip pembelajaran yang dicontohkan Rasulullah SAW memiliki relevansi dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21, khususnya dalam membentuk kemampuan peserta didik untuk memahami, menilai, dan memverifikasi informasi secara kritis di lingkungan digital.
References
Afandi, S. (2019) “Kajian Hadits Jibril dalam Perspektif Pendidikan (Kajian Materi Pembelajaran dan Metode Pembelajaran)”. Jurnal Penelitian Keislaman, vol. 15, no.1, 29-42.
Alruthaya, A., Nguyen, T.-T., & Lokuge, S. (2021). The application of digital technology and the learning characteristics of Generation Z in higher education. arXiv Preprint, arXiv:2111.05991.
Bennett, S., Maton, K., & Kervin, L. (2008). The “digital natives” debate: A critical review of the evidence. British Journal of Educational Technology, 39(5), 775–786. doi:10.1111/j.1467-8535.2007.00793.x
Darwin, Rusdin, D., Mukminatien, N., Suryati, N., Laksmi, E. D., & Marzuki. (2024). Critical thinking in the AI era: An exploration of EFL students’ perceptions, benefits, and limitations. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2290342
Facione, P. A. (2011). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight assessment, 1(1), 1-23.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
Fitri, S. D., Rianda, R. R., Anggraini, B., Alma, L. D., & Wismanto, W. (2024). Kewajiban dan Karakteristik Belajar Mengajar Ala Rasulullah (Perspektif Hadits). MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(2), 656–665. https://doi.org/10.60126/maras.v2i2.242
Halpern, D. F. (2014). Thought and Knowledge: An Introduction to Critical Thinking. Psychology Pres, New York.
Kolb, D. A. (2015). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development (2nd ed.). Pearson: New Jersey, United States of America.
Krıstayulıta, K., Nusantara, T., As’arı, A. R., & Sa’dıjah, C. (2020). Schema of analogical reasoning-thinking process in example analogies problem. Eurasian Journal of Educational Research, 20(88), 87-104.
Maryono, M. (2020). Kajian Hadis Nabi dalam Perspektif Pendidikan:(Kajian Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Hasil Pembelajaran dalam Hadis Sammillāh wa Kul Biyamīnika Riwayat ʿUmar bin Abī Salamah). Jurnal Al-Fawa'id: Jurnal Agama dan Bahasa, 10(1), 89-100.
McGrew, S. (2020). Learning to evaluate: An intervention in civic online reasoning. Computers & Education, 145, 103711.
Muthi, I. (2025). Implementasi Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Pemahaman terhadap Konsep Gaya pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar. Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(4), 218-231.
Naim, M., Rajab, A., & Alip, M. (2020). Esensi Metode Pembelajaran Perspektif Pendidikan Islam. ISTIQRA’: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 7(2), 74-88.
Orhan, A. (2023). Fake news detection on social media: the predictive role of university students’ critical thinking dispositions and new media literacy. Smart Learn. Environ. 10, 29. https://doi.org/10.1186/s40561-023-00248-8
Pratama, R. M., & Susilawati, N. (2023). Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter Di Lembaga Pendidikan Bagi Generasi Digital Native. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 6, 1399-1415. https://doi.org/10.29407/rb4s0187
Prensky, Marc. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants Part 1. On the Horizon, 9(5), 1–6. doi:10.1108/10748120110424816
Sibomana, A., Karegeya, C., & Sentongo, J. (2021). Effect of Cooperative Learning on Chemistry Students' Achievement in Rwandan Day-Upper Secondary Schools. European Journal of Educational Research, 10(4), 2079-2088.
Suharjo, S. N., & Harianto, A. (2019). Perbedaan Gaya Hidup Sehat Dan Sikap Terhadap Makanan Organik Dari Generasi Baby Boomers, X, Dan Y Di Surabaya. Jurnal Manajemen Perhotelan, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.9744/jmp.5.1.45-58
Sujana, I. P. W. M., Sukadi, S., Cahyadi, I. M. R., & Sari, N. M. W. (2021). Pendidikan karakter untuk generasi digital native. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2), 518-524.
Wang, C.-Y. (2023). Evaluating the Effects of the Analogical Learning Approach on Eighth Graders’ Learning Outcomes: The Role of Metacognition. Chemistry Education Research and Practice. 24, 535-550.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Sa'adatut Daraini, Syamsudin Syamsudin, M. Suyudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





