Implementasi Assessment as Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Studi Kasus pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto

Authors

  • Ahmad Mufidudin Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhr, Purwokerto, Indonesia
  • Yuslam Yuslam UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhr, Purwokerto, Indonesia

Keywords:

Assessment as Learning, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Strategi Guru, Refleksi Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) berdasarkan konsep Assessment as Learning (AaL) pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan prinsip-prinsip Assessment as Learning dalam proses pembelajaran melalui keterlibatan aktif siswa, pengembangan kesadaran metakognitif, pelaksanaan self-assessment, penulisan jurnal refleksi, serta pemberian umpan balik konstruktif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk memahami proses belajarnya secara mandiri. Namun demikian, pelaksanaan peer-assessment belum berjalan optimal karena masih berada pada tahap perencanaan instrumen. Faktor pendukung implementasi AaL meliputi kompetensi guru, antusiasme peserta didik, dan fleksibilitas Kurikulum Merdeka. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan alokasi waktu pembelajaran dan rendahnya kemampuan refleksi kritis sebagian siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran PAI BP yang lebih reflektif, partisipatif, dan berorientasi pada kemandirian belajar peserta didik.

References

Assessment as Learning menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses penilaian dan pembelajaran (Nurlitasari & Hamami, 2023).

Metakognisi merupakan salah satu karakteristik utama Assessment as Learning yang berfungsi mengembangkan kesadaran belajar siswa (Rosana et al., 2020).

Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu peserta didik merefleksikan proses belajar secara mandiri (Lam, 2018).

Lam, R. (2018). Assessment as learning: From classroom to life. Routledge.

Mufidudin, A., & Yuslam. (2026). Implementasi Assessment as Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Studi Kasus pada Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 2 Purwokerto. [Naskah tidak dipublikasikan]. UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Nurlitasari, A., & Hamami, T. (2023). Implementasi assessment as learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, *11*(2), 123–135.

Rosana, D., Setyawarno, D., & Purwanto, E. (2020). Penilaian berbasis kelas: Teori dan implementasinya. UNY Press.

Downloads

Published

2026-06-09

Issue

Section

Articles